Presiden bagikan sembako kepada warga sekitar Istana Tampaksiring Bali

Presiden RI Joko Widodo membagikan sembako kepada warga di sekitar Istana Kepresidenan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Kamis (5/5) petang.

Berdasarkan siaran pers yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis malam, warga sekitar Istana Tampaksiring senang menerima sembako dari Presiden sekaligus bisa bertemu langsung dengan Kepala Negara.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang mungkin saya sebagai rakyat kecil baru pertama kali bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden, dan atas bantuan Bapak kepada masyarakat kecil," ujar warga bernama Dewa yang turut menerima sembako.

"Semoga amal-amal Bapak ini berkenan di hati masyarakat Indonesia secara keseluruhan," tambahnya.

Sementara itu warga bernama Wayan Sukri tidak bisa membendung rasa sukacitanya bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Menurut informasi Biro Pers Sekretariat Presiden, keharuan terpancar di wajah Wayan Sukri ketika melihat Presiden Jokowi berdiri di sisi gerbang Istana Kepresidenan Tampaksiring.

Sambil membawa sembako yang diberikan kepadanya, Wayan Sukri terus mengucapkan terima kasih kepada Presiden yang berdiri tak jauh darinya.

"Suksma Bapak. Saya mendengar ini (kehadiran Presiden) bergetar jantung saya," ujar Wayan Sukri.

Selain Wayan Sukri, keharuan juga dirasakan oleh Nyoman, warga Desa Tampaksiring. Nyoman mengaku bangga akhirnya bisa bertemu secara langsung dengan Presiden Jokowi.

Menurut dia, ini merupakan kali pertama Kepala Negara datang ke Istana Kepresidenan Tampaksiring.

"Saya bangga sekali bertemu Bapak Presiden. Baru sekali ini Bapak Presiden masuk ke Istana Tampaksiring," kata Nyoman.

Pembagian sembako oleh Presiden dilakukan sekitar pukul 16.30 WITA. Presiden Jokowi dengan mengenakan kemeja putih dan sarung berwarna cokelat membagikan sembako kepada masyarakat sekitar Istana Tampaksiring.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel