Presiden Brasil Jair Bolsonaro Tak Mau Suntik Vaksin COVID-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Brasilia - Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah mengonfirmasi bahwa dia tidak akan vaksinasi COVID-19, setelah sebelumnya mengatakan dia akan menjadi "orang Brasil terakhir" yang melakukannya.

Pemimpin sayap kanan itu telah menimbulkan kontroversi atas penanganannya terhadap pandemi Virus Corona COVID-19 dan karena awalnya meremehkan keseriusan virus tersebut, meskipun dia sendiri terinfeksi, seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (14/10/2021).

"Saya sudah memutuskan untuk tidak vaksinasi COVID-19. Saya sedang melihat studi baru, saya sudah mendapatkan imunisasi tertinggi, mengapa saya harus divaksinasi?" kata pria berusia 66 tahun itu pada Selasa malam dalam sebuah wawancara dengan radio Jovem Pan.

"Itu akan sama dengan bertaruh 10 reais (mata uang Brasil) untuk memenangkan dua lotre. Itu tidak masuk akal."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Skeptis Terhadap Vaksin COVID-19

Presiden Brasil Jair Bolsonaro memberikan keterangan dalam konferensi pers di Rumah Sakit Vila Nova Star di Sao Paulo, Minggu (18/7/2021). Jair Bolsonaro diizinkan meninggalkan rumah sakit setelah dirawat selama empat hari karena ususnya tersumbat. (Miguel SCHINCARIOL / AFP)
Presiden Brasil Jair Bolsonaro memberikan keterangan dalam konferensi pers di Rumah Sakit Vila Nova Star di Sao Paulo, Minggu (18/7/2021). Jair Bolsonaro diizinkan meninggalkan rumah sakit setelah dirawat selama empat hari karena ususnya tersumbat. (Miguel SCHINCARIOL / AFP)

Skeptis terhadap Virus Corona COVID-19, Presiden Jair Bolsonaro sebelumnya mengklaim vaksin Pfizer dapat mengubah manusia menjadi buaya karena efek sekunder.

Sejak tertular COVID-19 pada Juli 2020, Bolsonaro telah berulang kali mengklaim bahwa tes menunjukkan ia memiliki sejumlah besar antibodi untuk melawan virus itu dan karenanya tidak perlu divaksinasi. Hal tersebut pun kemudian dibantah oleh para ahli.

Bolsonaro juga sangat menentang izin kesehatan, yang diberikan kepada mereka yang divaksinasi, yang diperlukan oleh beberapa kota besar Brasil untuk mengakses ruang publik tertentu.

“Bagi saya, kebebasan datang sebelum segalanya. Jika seorang warga negara tidak ingin divaksinasi, itu haknya dan itulah akhirnya,” kata Bolsonaro.

COVID-19 di Brasil

Petugas dengan pakaian pelindung menurunkan peti mati seseorang yang meninggal karena komplikasi COVID-19 ke dalam kuburan di pemakaman Vila Formosa di Sao Paulo, Brasil, Rabu (7/4/2021). Sao Paulo pada Rabu mulai menggali 600 kuburan tambahan setiap hari di pemakaman kotanya (AP Photo/Andre Penner)
Petugas dengan pakaian pelindung menurunkan peti mati seseorang yang meninggal karena komplikasi COVID-19 ke dalam kuburan di pemakaman Vila Formosa di Sao Paulo, Brasil, Rabu (7/4/2021). Sao Paulo pada Rabu mulai menggali 600 kuburan tambahan setiap hari di pemakaman kotanya (AP Photo/Andre Penner)

Pekan lalu, negara itu melampaui 600.000 kematian akibat COVID-19, jumlah kematian terburuk kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Penolakan Bolsonaro untuk divaksinasi juga mengundang kritik dari luar negeri, terutama pada bulan September ketika ia melakukan perjalanan ke New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB.

Saat berada di sana, dia difoto sedang berdiri di jalan sambil makan pizza, sesuatu yang oleh pers Brasil dikaitkan dengan dia tidak dapat memasuki restoran karena tidak divaksinasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel