Presiden Gunakan Pendekatan Sosial-Ekonomi di Papua

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha mengatakan pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengutamakan pendekatan sosial-ekonomi untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Papua.

Julian di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore, menjelaskan pemerintah akan fokus pada berbagai cara untuk mencapai target pembangunan di kawasan tersebut.

Hal itu antara lain diwujudkan dengan pembentukan unit kerja untuk percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.

Selain itu, pemerintah juga menggunakan pendekatan sosial-politik untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Dengan dua pendekatan itu diharapkan terjadi kesepahaman yang lebih baik antara pemerintah pusat dan unsur kharismatik Papua dan Papua Barat," katanya.

Menurut dia, Presiden juga telah menginstruksikan kepada sejumlah menteri dan pejabat terkait untuk memastikan bahwa tidak ada segala bentuk kekerasan kepada rakyat di Papua.

"Instruksi Presiden, tidak boleh ada tindak kekerasan pada rakyat," kata Julian.

Menurut Julian, Presiden meminta semua pihak untuk menjaga situasi dan tidak melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur.

Namun demikian, Julian tidak memungkiri ada kelompok bersenjata di Papua yang memiliki kecenderungan mengacau keamanan. Pemerintah tidak menutup kemungkinan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok tersebut.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.