Presiden Jokowi: Amerika dan China adalah Sahabat Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi, menanggapi invasi China ke Taiwan. Jokowi menegaskan bahwa keberpihakan Indonesia sudah jelas. Yaitu menjaga perdamaian dunia.

Menurut Jokowi, kompetisi atau rivalitas antar negara adalah hal normal. Tetapi, jangan sampai menjadi konflik terbuka.

"Saya sangat khawatir mengenai itu. Kompetisi itu hal yang normal. Rivalitas itu juga hal yang biasa antarnegara. Tetapi yang paling penting adalah jangan menjadi sebuah konflik terbuka. Indonesia ingin dunia yang damai jadi jangan sampai perang di Ukraina belum selesai, menambah masalah lagi di kawasan yang lain. Ini menambah ruwet kita semua, pusing kita semuanya," kata Jokowi dilihat dalam tayangan YouTube The Economist, Minggu (13/11).

Jokowi menyebut semua negara sebagai sahabat Indonesia. Kepala Negara berharap Indonesia bisa menghadirkan solusi damai bagi konflik di dunia.

"Amerika adalah sahabat Indonesia, Tiongkok (China) juga adalah sahabat Indonesia. Teman Indonesia semuanya, mitra penting Indonesia. Mungkin dengan situasi Bali yang sejuk, yang damai ini menjadi peluang Indonesia menjadi kepemimpinan Indonesia di tingkat dunia untuk memperjuangkan selesainya problem yang ada di dunia," harapnya.

Jokowi juga bicara soal upaya penyelesaian ancaman geopolitik dunia. Dia mengakui bahwa saat ini rivalitas dunia semakin tajam.

"Ya memang dunia sedang tidak baik-baik saja dan kondisinya memang tidak mudah. Rivalitas yang semakin tajam, negosiasi saat ini betul-betul sangat tidak mudah," kata Jokowi.

Jokowi menginginkan para pemimpin dunia mengedepankan dialog dalam menangani konflik. Sanksi bukan solusi terbaik. Karena yang menjadi korban adalah rakyat.

"Yang paling penting itu bisa duduk bersama menyelesaikan masalah. Bukan menambah masalah. Bukan menambah ketegangan," ucapnya.

"Sesulit apa pun masalahnya kan bisa diselesaikan kalau kita mau saling berbicara, duduk bersama, berdialog, mencari solusi yang win-win," sambungnya.

Jokowi berharap penyelenggaraan G20 dapat berjalan baik. Sehingga dapat menghasilkan solusi yang kongkret untuk permasalahan dunia.

"Kita harapkan semuanya berjalan dengan baik sehingga G20 menghasilkan solusi yang konkret untuk anggota juga untuk dunia," tutup Jokowi. [noe]