Presiden Jokowi Bakal Temui 8.000 Alumni Program Kartu Prakerja Besok

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 8.000 alumni program Kartu Prakerja akan berkumpul dan bertemu Presiden Joko Widodo di Sentul International Convention Centre (SICC) besok, Jumat (17/6). Para alumni program tersebut berasal dari 514 kabupaten kota dan 34 provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

"Acara ini akan diselenggarakan besok di SICC pukul 14.00 WIB dan nantinya akan melibatkan 8.000 alumni program Kartu Prakerja dari seluruh Indonesia," kata Ketua Tim Pelaksana Program Kartu Pra Kerja, Rudy Salahuddin saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (16/6).

Rudi mengatakan, para alumni program Kartu Prakerja telah diundang oleh para mitra Kartu Prakerja. Sebagian besar yang hadir berasal dari Jabodetabek dengan sukarela. Sedangkan bagi alumni dari luar Pulau Jawa mendapatkan akomodasi dari manajemen pelaksana.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Pra Kerja, Denni Puspa Purbasari menyebut hampir 350 perwakilan kabupaten/kota akan hadir. Mulai dari Aceh Besar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Keerom, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Mamasa, dari Berau, Kepulauan Pangkajene, dan sebagainya

"Per hari ini tadi kita sudah dapat konfirmasi hampir 350 perwakilan kabupaten/kota akan hadir," kata Denni.

Dengar Cerita Alumni

Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo akan mendengar secara langsung cerita dari para alumni tentang pengalamannya mengikuti program. Acara ini juga menjadi wadah para alumni dapat bertukar cerita, pengalaman, serta memberi masukan untuk bisa menghadapi tantangan dunia kerja ke depan.

"Bapak Presiden tentu saja ingin mendengar kisah, cerita, pengalaman, atau masukan dari sobat Kartu Prakerja se-Indonesia," kata dia.

Dia menambahkan ada serangkaian acara seperti job fair untuk para alumni program Kartu Prakerja. Selain Jokowi, sejumlah menteri juga dijadwalkan hadir.

Mulai dari Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, serta pimpinan dari komisi IX DPR RI. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel