Presiden Jokowi Berpakaian Adat Ende, Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan mengenakan pakaian adat Ende, momen ini merupakan kali pertama Jokowi memperingati Hari Lahir Pancasila di luar Ibu Kota.

Pada tahun sebelumnya, Upacara Hari Lahir Pancasila selalu dipusatkan di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri.

Berdasarkan pantauan dari Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana memasuki lapangan upacara pada pukul 06.55 Wib atau 07.55 Wita. Sementara itu, Wapres Ma'ruf Amin mengikuti upacara secara virtual.

Dalam upacara ini, Jokowi mengenakan pakaian Ragi Lambu Luka Lesu dengan kain motif perpaduan warna merah dan hitam yang merupakan pakaian adat Ende. Adapun Iriana mengenakan perpaduan kain motif berwarna coklat dan ungu tua.

Acara dimulai dengan laporan daro Komandan Upacara Kolonel Infanteri Tunjung Setyabudi. Dia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1998 yang saat ini menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri/21 Komodo, Kodam Udayana.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Jokowi. Kemudian, pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Lalu, dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus. Sedangkan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bertugas sebagai pembaca do'a.

Upacara di Lapangan Pancasila di Kota Ende ini diikuti oleh pelajar SD, SMP, dan SMA, serta TNI-Polri. Kendati begitu, upacara tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, upacara juga dihadiri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden keenam RI Try Sutrisno secara virtual. Hadir pula Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Seperti diketahui, tanggal 1 Juni resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional Lahirnya Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo. Jokowi menyampaikan keputusan ini melalui pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka, Bandung pada 1 Juni 2016.

Reporter: Lisza Egeham/Liputan6.com [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel