Presiden Jokowi Minta Stok Vaksin Covid-19 Segera Dihabiskan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perintah kepada seluruh jajarannya untuk segera menghabiskan stok vaksin Covid-19. Jokowi melarang stok vaksin Covid-19 disimpan dan harus disuntikkan seluruhnya ke masyarakat.

"Stok vaksin harus segera dihabiskan dan tidak untuk ditahan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Airlangga melanjutkan, Presiden memberikan perhatian khusus ke wilayah Sumatera Barat dan Lampung lantaran realisasi program vaksinasi yang masih rendah. "Vaksinasi yang rendah di luar Jawa-Bali dan memberikan perhatian kepada Sumatera Barat dan Lampung," kata dia.

Untuk mempercepat vaksinasi, Pemerintah memutuskan menambah kuota vaksin menjadi 25 persen kepada masing-masing TNI-Polri. Sehingga kuota yang diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Antisipasi Varian Baru

Tenaga medis menyuntikkan vaksin kepada petugas dan penumpang kereta api di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). Pelaksanaan vaksinasi massal di Stasiun Bogor itu menyasar petugas stasiun, pekerja di stasiun dan penumpang kereta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Tenaga medis menyuntikkan vaksin kepada petugas dan penumpang kereta api di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). Pelaksanaan vaksinasi massal di Stasiun Bogor itu menyasar petugas stasiun, pekerja di stasiun dan penumpang kereta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Selain itu, Jokowi meminta masyarakat dan semua pihak untuk mengantisipasi adanya varian miu dan lamda. Kegiatan 3T dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga diminta untuk dilakukan secara insentif.

"Bapak Presiden meminta berhati-hati terhadap varian baru baik itu miu atau lamda dan meminta semua stakeholder untuk melakukan antisipasi dengan varian tersebut," kata dia.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel