Presiden Jokowi: Muhammadiyah Anugerah Allah untuk Indonesia

Agus Rahmat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo sangat mengapresiasi kiprah Muhammadiyah, yang tepat pada 18 November 2020 ini merayakan milad atau ulang tahun ke 108.

Menurut Kepala Negara, Indonesia patut bersyukur dengan keberadaan Persyarikatan Muhammadiyah. Sebab, peran organisasi yang didirikan pada 18 November 1912 di Kampung Kauman Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan itu, sangat besar sumbangsihnya untuk bangsa dan negara.

"Muhammadiyah merupakan anugerah Allah SWT bagi bangsa Indonesia. Melalui kontribusi gerakan pencerahan Islam yang dirintis oleh KH Ahmad Dahlan," kata Presiden Jokowi, dalam sambutannya pada Resepsi Milad Muhammadiyah ke-108 bertajuk Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri, Rabu, 18 November 2020.

Baca juga: Jokowi: Cucu Lahir di Muhammadiyah, Ibu Iriana Kuliah di Muhammadiyah

Peran Muhammadiyah dengan membumikan Alquran dan hadis, cukup berguna buat bangsa Indonesia selama ini. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengakui peran kekinian Muhammadiyah.

Di saat dunia, khususnya Indonesia, saat ini sedang mengatasi pandemi COVID-19, Muhammadiyah nyata terjun dan ikut dalam memerangi virus tersebut.

"Kami juga sangat mengapresiasi kerja nyata Muhammadiyah untuk mengatasi masalah kesehatan dan ekonomi di masa pandemi. Melalui tim khusus Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC), layanan di 82 rumah sakit di berbagai provinsi melalui 40 perguruan tinggi, semua bergerak aktif melayani masyarakat melalui program respons langsung sampai ke akar rumput," ujar Presiden.

Peran Muhammadiyah yang nyata dalam memerangi virus ini, menurut Presiden, sangat membantu masyarakat. Maka negara memberi apresiasi yang tinggi terhadap itu.

Kepala Negara secara khusus menyampaikan, peran para tenaga medis yang berada di bawah naungan Muhammadiyah, cukup besar. Untuk itu, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih atas peran itu.

"Pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan terima kasih kepada para dokter, tenaga medis, tenaga kesehatan rumah sakit Muhammadiyah dan 'Aisyiyah yang bekerja tanpa kenal lelah siang malam. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan merahmati bapak-ibu dalam menjalankan tugas yang sangat mulia ini," katanya.

Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi juga meminta bantuan Muhammadiyah. Mengingat dalam beberapa waktu ke depan, pemerintah akan berupaya untuk melakukan vaksinasi terhadap masyarakat.

Ini sebagai cara dan langkah pemerintah, untuk melindungi masyarakat dari penyebaran virus mematikan tersebut. Jokowi meminta, agar Muhammadiyah ikut memberi penjelasan ke masyarakat mengenai pentingnya vaksin ini.

"Saya berharap Muhammadiyah dapat ikut membantu memberikan penjelasan dan pemahaman yang benar agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang keliru atau hoax yang merugikan. Pemerintah tengah menyiapkan program ini dengan sebaik-baiknya, memastikan keamanan, efektivitas, dan akses masyarakat kepada vaksin. Semua kita persiapkan dengan cermat, hati-hati, dan matang agar bangsa kita segera pulih dan bangkit," ujar Presiden Jokowi.