Presiden Jokowi puas penataan penghijauan kawasan Mandalika

·Bacaan 1 menit

Presiden Joko Widodo mengaku puas dengan hasil kerja penataan penghijauan di kawasan Bundaran Sunggung, Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

"Pak Presiden puas dengan hasilnya, karena ada perubahan dari kunjungan-kunjungan sebelumnya," kata Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi yang turut mendampingi kedatangan Presiden Jokowi dalam rangka kunjungan kerjanya di Kabupaten Lombok Tengah, Kamis.

Baca juga: Menhub pastikan kelancaran transportasi dan prokes di MotoGP Mandalika

Miq Gite sapaan akrabnya mengatakan Presiden berpesan agar proses pengerjaan dapat dipercepat dan menerapkan konsep penataan kawasan sesuai dengan perencanaan awal, mengingat perhelatan MotoGP sudah semakin dekat.

"Beliau berpesan untuk menyelesaikan penataan kawasan ini maksimal sebelum Maret 2022 sesuai dengan konsep yang telah direncanakan agar penghijauan di area ini menjadi indah dan tidak gersang," jelasnya.

Baca juga: Presiden minta penataan fasilitas ke Sirkuit Mandalika tuntas Februari

Sebagai informasi, penataan penghijauan kawasan Bundaran Sunggung sendiri akan difokuskan untuk penanaman rumput dan pohon di bagian median jalan. Selain itu, beautifikasi juga dilakukan pada bukit di sepanjang jalan Bypass BIL-Mandalika.

Penataan yang dilakukan yaitu mulai dari Bundaran Sunggung Bypass BIL-Mandalika hingga Bundaran Tri Putri di Jalan Nasional Sengkol-Kuta. Hal tersebut bertujuan untuk menonjolkan estetika sepanjang jalan menuju Sirkuit Mandalika.

Baca juga: Jokowi pastikan kesiapan perhelatan MotoGP Mandalika 2022 di Lombok

Setelah melakukan peninjauan di Kawasan Bundaran Sunggung Mandalika, Presiden Jokowi kembali melanjutkan perjalanannya menuju Pantai Gerupuk untuk melihat kesiapan homestay dan Sirkuit Mandalika menjelang perhelatan MotoGP pada bulan Maret 2022.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel