Presiden Jokowi resmikan Pasar Besar Ngawi Jatim

·Bacaan 1 menit

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pasar Besar Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang memiliki gedung dengan prinsip hijau atau ramah lingkungan.

Alhamdulillah pada siang hari ini kita telah saksikan Pasar Besar Ngawi telah selesai dibangun, dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Presiden Jokowi saat peresmian Pasar Besar Ngawi, Jawa Timur, Jumat, sebagaimana ditayangkan kanal resmi Youtube Sekretariat Presiden.

Pasar Besar Ngawi memiliki gedung dengan luas 15.940 meter persegi dan mampu menampung 291 kios, 244 los, dan 20 los kering.

Presiden Jokowi mengharapkan Pasar Besar Ngawi dapat menjadi pusat perdagangan di Kabupaten Ngawi, sekaligus menjadi pengungkit pergerakan ekonomi masyarakat Ngawi dan sekitarnya, sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi dari masa pandemi COVID-19.

“Kita harapkan pasar ini bisa menjadi pusat aktivitas perdagangan di Kabupaten Ngawi,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi resmikan bandara Ngloram di Blora

Presiden Jokowi dalam peresmian Pasar Besar Ngawi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan para pejabat terkait lainnya.

Adapun pembangunan Pasar Besar Ngawi dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pasar itu mulai direnovasi pada awal Desember 2020. Proyek pembangunan pasar dilakukan dengan konsep Bangunan Gedung Hijau dan penataan modern yang pendanaannya bersumber dari APBN 2020 di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam jangka waktu 12 bulan.

Baca juga: Presiden akan resmikan Bandara Ngloram dan tinjau Pasar Besar Ngawi

Baca juga: Presiden dijadwalkan resmikan bangunan Pasar Besar Ngawi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel