Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Papua Youth Creative Hub

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo baru saja melakukan groundbreaking Papua Youth Creative Hub di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden berharap kehadiran Papua Youth Creative Hub dapat menjadi motor penggerak sekaligus pusat pengembangan talenta di Papua.

"Ini sangat bagus, sehingga kita harapkan nanti Papua Youth Creative Hub ini bisa menjadi motor penggerak, bisa menjadi pusat pengembangan talenta-talenta hebat di Tanah Papua, menjadi pusat kreatif anak-anak muda Papua dalam memperkuat ekosistem inovasi yang ada,” ujar Presiden dalam sambutannya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima, Minggu (3/10/2021).

Rencana pembangunan fasilitas ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Jokowi dengan sejumlah anak muda Papua pada September 2019. Saat peresmian Jembatan Youtefa di Kota Jayapura pada Oktober 2019, Presiden memang mengapreasiasi pencanangan Papua Muda Inspiratif termasuk pembangunan Papua Youth Creative Hub.

Ia menuturkan, masih banyak potensi yang belum tergali dan belum dikembangkan di Papua maupun Papua Barat. Padahal, banyak bibit unggul maupun talenta Papua yang sangat baik di berbagai bidang.

"Banyak bibit-bibit unggul maupun talenta-talenta yang sangat baik di bidang sains, seni budaya, maupun di bidang olahraga dan ini menjadi tugas besar kita semuanya untuk menyiapkan manajemen yang baik, manajemen talenta yang baik, yang tertata, dan tadi sudah disampaikan bahwa yang berkumpul di Papua Muda Inspiratif ini bukan hanya ratusan tapi sudah ribuan," tuturnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Siap Wadahi Berbagai Talenta Muda Papua

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Ground Breaking Papua Youth Creative Hub atau Papua Muda Inspiratif (PMI). (Merdeka.com)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Ground Breaking Papua Youth Creative Hub atau Papua Muda Inspiratif (PMI). (Merdeka.com)

Nantinya, hub ini akan mewadahi berbagai talenta di Tanah Papua, mulai dari petani milenial, ekosistem digital, hingga pengembangan riset dan inovasi. Ia meyakini, masa depan Papua dan masa depan Indonesia ada di Papua Youth Creative Hub.

"Kita harapkan nanti di akhir 2022 sudah selesai langsung lembaganya siap dan kita harapkan dalam waktu yang sangat cepat betul-betul melakukan pengembangan SDM di Tanah Papua yang kita cintai," tutur Jokowi melanjutkan.

Adapun sejumlah fasilitas yang nantinya akan dibangun di Papua Youth Creative Hub di antaranya adalah co-working space, ruang untuk teknologi pembelajaran, teknologi digital, ruang konser, ruang untuk inovasi produk, termasuk asrama dan fasilitas olahraga.

"Saya kira ini sudah sangat integrated dan kita harapkan untuk betul-betul nanti tempat ini menjadi sebuah pondasi bagi masa depan Papua dan masa depan Indonesia di masa-masa yang akan datang, serta dalam memulai membangun perusahaan-perusahaan startup dari Tanah Papua yang hebat," tutur Presiden.

BNPB Kerahkan Mobil Komunikasi Satelit untuk Bantu Satgas Prokes di PON XX Papua

BNPB memfasilitasi mobil komunikasi teknologi satelit untuk mempermudah komunikasi Satgas Protokol Kesehatan selama PON XX Papua (Dok. BNPB)
BNPB memfasilitasi mobil komunikasi teknologi satelit untuk mempermudah komunikasi Satgas Protokol Kesehatan selama PON XX Papua (Dok. BNPB)

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memfasilitas komunikasi Satgas Protokol Kesehatan (Prokes) di PON XX Papua 2021 dengan armada mobil komunikasi (komob) berteknologi satelit.

Mobil komunikasi berteknologi satelit untuk PON XX Papua ini sendiri sudah dikerahkan menuju Posko Subsatgas Kota Jayapura sejak Selasa, 28 September 2021 pekan ini.

BNPB melalui Pusat, Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, juga menurunkan personel teknis untuk memastikan jaringan komunikasi di lokasi penyelenggaraan PON XX Papua berjalan baik, khususnya di Kota Jayapura.

Dalam keterangannya, Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengatakan dukungan tersebut berawal dari informasi mengenai jaringan komunikasi yang kurang stabil.

"Situasi jaringan komunikasi yang kurang stabil dapat berpotensi menghambat koordinasi dalam mengoptimalkan kegiatan di lapangan terkait prokes selama gelaran PON XX Papua," kata Abdul, ditulis Sabtu (2/10/2021).

(Dam/Ysl)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel