Presiden Jokowi salurkan tambahan modal pelaku usaha di Pasar Gede

Presiden Joko Widodo menyalurkan bantuan tambahan modal kepada para pedagang dan pelaku usaha kecil di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Kamis.

Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Pasar Gede, sekitar pukul 12.15 WIB. Keduanya kompak mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam.

Presiden didampingi oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, dan Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa.

Baca juga: Pandemi melandai, Presiden harapkan kegiatan seni-budaya bangkit

Pada kesempatan itu, Jokowi meminta para penerima untuk memanfaatkan bantuan dari pemerintah tersebut sebagai tambahan modal usaha.

"Disyukuri (bantuan yang diperoleh), yang penting bisa untuk tambahan modal usaha," katanya.

Ia juga berpesan kepada para penerima bantuan untuk benar-benar menggunakan uang bantuan tersebut untuk tambahan modal usaha. Baru kemudian jika ada keuntungan bisa digunakan untuk keperluan yang lain.

"Kalau ada anggaran dari APBN, nanti (besarannya) ditambahi," katanya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT), bantuan Atensi untuk kelompok rentan, dan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) serta bantuan pangan nontunai (BPNT).

Di Pasar Gede bantuan Atensi yang diserahkan berupa bantuan aksesibilitas, yakni motor roda tiga, kursi roda adaptif, kursi roda elektrik, kursi roda multi guna, dan tongkat penuntun adaptif. Selain itu, diserahkan pula bantuan modal usaha sejumlah Rp129.569.450.

Presiden Jokowi juga memberikan bantuan uang tunai kepada para tukang becak yang ada di sekitar Pasar Gede.

Selanjutnya, di Pasar Mojosongo selain disalurkan bantuan Atensi juga diberikan bantuan modal usaha, santunan YAPI, serta lansia produktif dengan total bantuan sebesar Rp130.395.747.

Baca juga: Presiden Jokowi bagikan Rp857,8 juta bantuan warga di Bogor

Secara keseluruhan, untuk Kota Solo penyaluran bansos minyak goreng periode Mei 2022 sebanyak 40.302 KPM, PKH tahap dua sebanyak 20.229 KPM dengan total nominal Rp14.207.075.000, dan BPNT sembako kepada sebanyak 40.302 KPM.

Salah satu penerima bantuan Karsini mengatakan besaran modal usaha yang diberikan oleh Presiden Jokowi sebesar Rp1,2 juta. Selain itu, ada bantuan sebesar Rp300.000 yang merupakan bantuan sosial minyak goreng.

"Tadi pak Presiden menyampaikan, kami dikasih bantuan buat modal tambahan usaha. Kalau untung bisa buat beli baju, beli keperluan anak," katanya.

Penjual bibit ikan lele asal Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, ini mengaku senang atas bantuan modal usaha tersebut.

"Ini akan betul-betul saya buat modal usaha dulu, karena kemarin memang kurang," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel