Presiden Jokowi tiba di Beijing dijadwalkan bertemu Xi Jinping

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta delegasi tiba di Beijing Capital International Airport, Beijing, China dan dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping pada Selasa (26/7).

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin, Presiden Jokowi tiba di Beijing pada Senin pukul 21.37 waktu setempat setelah menempuh penerbangan sekitar 6 jam 40 menit dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA-1.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana disambut oleh Menteri Luar Negeri China Wu Jiang Hao, Duta Besar LBBP RI Beijing Djauhari Oratmangun beserta Istri, dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Beijing Marsma Bayu Hendra Permana beserta Istri.

Baca juga: Presiden Jokowi dijadwalkan bertemu Xi Jinping di Beijing Selasa sore

Selanjutnya, Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo menuju ke Diaoyutai State Guesthouse untuk bermalam.

Saat tiba di Diaoyutai State Guesthouse, tampak menyambut Presiden dan Ibu Iriana yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri dan Presiden China Xi Jinping keesokan harinya.

Baca juga: Konjen: Kunjungan Jokowi ke China pelopori kerja sama Selatan-Selatan

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Beijing, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Adapun kunjungan Presiden ke Beijing, China, mengawali rangkaian lawatan ke tiga negara Asia Timur. Setelah China, Presidan dan delegasi akan bertolak ke Jepang dan Korea Selatan.

Presiden Jokowi akan bertemu dengan pemimpin dari ketiga negara tersebut untuk membahas sejumlah isu mulai dari isu global hingga kerja sama di pelbagai aspek, seperti perdagangan hingga infrastruktur.

Baca juga: Presiden Jokowi bertolak kunjungan kerja ke China, Jepang, dan Korsel

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel