Presiden Juventus Diserang UEFA, Bos Real Madrid Bereaksi

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Real Madrid, Florentino Perez bereaksi keras terhadap ancaman UEFA terkait penyelenggaraan Liga Super Eropa (ESL). Kebetulan dia adalah salah satu inisiator utama.

Perez menganggap ancaman UEFA untuk mencoret para peserta Liga Super Eropa dari Liga Champions, Liga Europa, dan kompetisi domestik adalah omong kosong.

Kepercayaan Perez itu didasari dengan landasan hukum. Dia melihat tidak ada celah untuk UEFA memberi hukuman kepada peserta Liga Super Eropa.

"Real Madrid, Manchester City, dan Chelsea tidak akan dilarang bermain di Liga Champions atau kompetisi domestik," kata Perez, dikutip dari Marca.

"Tidak mungkin, saya dapat meyakinkan Anda tentang itu. 100 persen itu tidak akan terjadi. Hukum melindungi kita. Itu tidak mungkin," imbuhnya.

Yang kemudian membuat Perez marah adalah kata-kata pedas dari Presiden UEFA, Alexander Ceferin kepada Presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Menurut Perez, apa yang diucapkan Ceferin hingga menjadi sorotan media massa tidaklah pantas diterima oleh seorang Agnelli.

Sosok yang dibutuhkan oleh UEFA menurut Perez adalah pemimpin yang bijak. Apa yang dilakukan Ceferin sudah sangat salah.

"Presiden Ceferin menghina Andrea Agnelli dan itu tidak dibenarkan. Gila saja membicarakan Presiden klub Juventus," tutur Perez.

"Ini sesuatu yang tidak bisa diterima. UEFA harus berubah. Kami tidak ingin Presiden yang menghina Presiden lain," tambahnya.