Presiden Kazakhstan Berduka atas Kecelakaan Pesawat Jatuh Sriwijaya Air SJ182

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev, menyampaikan dukacita atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada Sabtu, 9 Januari 2020.

Ucapan duka itu disampaikan Presiden Tokayev atas nama seluruh rakyat Kazakhstan. Ia menyampaikan belasungkawanya ke Presiden Jokowi.

"Saya merasakan rasa sakit mendalam dari para keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta pada kecelakaan mengerikan ini. Semoga Tuhan memberkati dan memberi kenyamanan pada mereka di saat duka ini, dan menganugerahkan jiwa-jiwa korban dengan cinta dan ampunan-Nya," tulis Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev dalam pernyataan resmi, Minggu (10/1/2021).

Ungkapan dukacita juga sudah datang dari berbagai negara sahabat. Negara-negara Arab juga telah menyampaikan belasungkapa atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182. Presiden Rusia pun telah mengirimkan ucapan dukanya.

Hingga kini, tim SAR masih melakukan pencarian di perairan Pulau Seribu. TNI dan Bakamla juga ikut membantu. Posisi black box dilaporkan telah dideteksi.

Kepala KNKT: Posisi Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan

Tim SAR gabungan mengangkat serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dari dalam air di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/20221). Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak dalam penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak. (merdeka.com/Arie Basuki)
Tim SAR gabungan mengangkat serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dari dalam air di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/20221). Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak dalam penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak. (merdeka.com/Arie Basuki)

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Thahjono memastikan tim sudah menemukan titik hilangnya black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Bahwa kita sekarang sudah mengetahui posisi kedua black box tadi," ujar dia dalam jumpa pers, Minggu 10 Januari 2021.

Dia menyatakan, tim segera memfokuskan pencarian black box Sriwijaya Air SJ 182 di titik ditemukannya pancaran sinyal black box. Dia berharap, dalam waktu dekat, black box tersebut dapat ditemukan dan diangkat ke darat.

"KNKT menurunkan alat dan segera akan dilaksanakan pencarian oleh para penyelam. Mudah-mudahan tidak terlalu lama kita bisa mendapatkan kedua black box tersebut dan mengidentifikasi part-part yang kita temukan," kata dia soal Sriwijaya Air.

Pancarkan Sinyal

Tim SAR gabungan mencari serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/20221). Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak dalam penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak. (merdeka.com/Arie Basuki)
Tim SAR gabungan mencari serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/20221). Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak dalam penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak. (merdeka.com/Arie Basuki)

Kepala Basarnas Bagus Furuhito menyatakan, pihaknya meyakini titik tersebut adalah lokasi adanya black box lantaran ada benda yang memancarkan sinyal.

Menurut dia, hanya black box yang bisa memancarkan sinyal.

"Untuk black box, kita meyakini itu black box karena pancaran sinyal hanya bisa dilakukan oleh dua (black box) itu," kata Bagus.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: