Presiden Korsel Minta Maaf Atas Tragedi Halloween Itaewon

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol meminta maaf atas tragedi mematikan pada malam Halloween di Itaewon, Seoul. Presiden Yoon juga berjanji untuk menuntut pertanggungjawaban pejabat yang gagal merespons tragedi tersebut.

"Saya tidak berani membandingkan diri saya dengan orang tua yang kehilangan putra dan putri kesayangan mereka, tapi sebagai presiden yang harus melindungi nyawa dan keselamatan rakyatnya, hati saya hancur," jelas Presiden Yoon pada Senin (7/11) saat menggelar rapat keamanan, dilansir Aljazeera.

"Saya meminta maaf kepada keluarga yang berduka yang mengalami tragedi tak terperi ini, dan kepada masyarakat yang merasakan duka dan kesedihan," lanjutnya.

Sebanyak 156 orang tewas dalam tragedi pada 29 Oktober tersebut, termasuk 26 warga negara asing. Korban yang sebagian besar perempuan dan anak muda itu terjebak dalam kerumunan besar sehingga harus berdesak-desakan dan sulit bernapas. Sementara itu, korban luka sebanyak 197 orang.

Polisi menuai kritik tajam terkait respons mereka selama tragedi tersebut. Polisi disebut hanya mengerahkan 137 anggota ke Itaewon, padahal sebelumnya telah diperkirakan jumlah warga yang hadir di area bisa mencapai 100.000 orang.

Dalam rapat keamanan tersebut, Yoon berjanji untuk meninjau kembali sistem penanganan keamanan nasional, melakukan investigasi menyeluruh dan menuntut mereka yang bertanggung jawab.

"Khususnya, reformasi meluas diperlukan dalam kerja kepolisian, yang sangat penting untuk mempersiapkan pencegahan bahaya dan mencegah kecelakaan, demi melindungi keselamatan masyarakat," jelasnya. [pan]