Presiden Lantik Sembilan Anggota Kompolnas

Jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin siang melantik sembilan anggota Komisi Kepolisian Nasional di Istana Negara, Jakarta.

Sembilan anggota Kompolnas masing-masing Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Prof Drs Adrianus Eliasta Meliala MSI MSc, Irjen Pol (Purn) Drs Logan Siagian MH, Brigjen Pol (Purn) Syafriadi Cut Ali, Drs Edi Saputra Hasibuan, Dr Hamidah Abdurrachman dan Dr M Nasser SpKK DLAW dilantik menjadi anggota Kompolnas.

Menko Polhukam, Mendagri dan Menkumham merupakan anggota Kompolnas "Ex Officio", sementara enam lainnya merupakan perwakilan pakar kepolisian, perguruan tinggi dan juga masyarakat.

Menko Polhukam Djoko Suyanto selaku Ketua Kompolnas, setelah pelantikan mengatakan untuk pelaksanaan Kompolnas sehari-hari ditunjuk Sekretaris Komisioner Logan Siagian.


"Pak Logan Siagian adalah Sekretaris Komisioner yang bertugas sehari-hari mengawali kegiatan Kompolnas, dalam satu bulan bertemu untuk evaluasi demi perbaikan karena banyak masukan dari masyarakat tentang Polri," kata Menko Polhukam setelah acara pelantikan yang dihadirih Wakil Presiden Boediono, para menteri dan sejumlah pejabat lainnya.

Enam nama anggota Kompolnas dari unsur pakar kepolisian dan unsur masyarakat itu diambil dari 12 nama calon anggota Kompolnas yang diserahkan Panitia Seleksi Kompolnas di Kantor Presiden, Jakarta, 14 Februari 2012.

Anggota Kompolnas akan bertugas hingga 2012 dan diangkat berdasarkan Keppres nomor 61 tahun 2012. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, dan Peraturan Presiden Nomor 17 tahun 2011 tentang Kompolnas, anggota Kompolnas terdiri dari unsur pemerintah tiga orang, pakar kepolisian tiga orang, dan tokoh masyarakat sebanyak tiga orang. (tp)





Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.