Presiden Myanmar Dijadwalkan ke Selandia Baru

Wellington (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Presiden Myanmar U Thein Sein akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Selandia Baru pada pekan ini, kata Gubernur Jenderal Selandia Baru Sir Jerry Mateparae mengumumkan pada Selasa.

"Tahun lalu telah menandai awal baru hubungan Selandia Baru-Myanmar, dengan sejumlah kunjungan tingkat tinggi setelah beberapa dasawarsa hubungan mereka terbatas," kata Mateparae dalam pernyataan.

"Kontak-kontak mereka telah merespon langsung terhadap reformasi ekonomi yang luas, sosial dan politik yang dilembagakan oleh presiden yang telah menunjukkan bahwa negara Asia Tenggara itu membuka diri kepada dunia," katanya.

Kunjungan kenegaraan itu terjadi untuk menanggapi undangan yang disampaikan oleh Perdana Menteri John Key, selama kunjungan resminya ke Myanmar pada November tahun lalu.

Delegasi presiden akan mencakup beberapa menteri dan wakil menteri dari pemerintah Myanmar, termasuk mereka yang bertanggung jawab untuk urusan luar negeri, pertanian, pendidikan, kesehatan, pembangunan ekonomi dan ilmu pengetahuan.

Presiden akan tiba di Auckland pada Kamis dan kembali pada Minggu.

Key menjadi pemimpin Selandia Baru pertama yang mengunjungi Myanmar pada November tahun lalu, ketika ia mengadakan pembicaraan terpisah dengan presiden dan dengan pemimpin oposisi yang juga pemenang Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi.

Dalam kesempatan tersebut Key juga mengumumkan paket bantuan besar untuk membantu mengembangkan kemampuan peternakan susu di Myanmar.

Kunjungan Key adalah pencapaian tertinggi dari kampanye Selandia Baru untuk memperluas pasarnya ke Asia Tenggara pada saat Myanmar muncul dari pemerintahan militer dengan reformasi politik yang dijanjikan.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.