Presiden PKS Sambut Kedatangan Tommy Soeharto

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto menyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jalan TB Simaputang, Jakarta Selata pada Selasa (19/11/2019).

Pantauan di lokasi, Tommy tiba sekira pukul 16.30 WIB. Ia tampak didampingi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso serta beberapa jajaran Partai Berkarya.

Kedatangan Tommy langsung disambut Presiden PKS Sohibul Iman, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, dan beberapa petinggi PKS.

"Silaturahmi aja," kata Tommy singkat.

Tommy lantas menghampiri Sohibul, mereka bersalaman dan saling cipika cipiki. Setelah itu, Tommy dan petinggi Partai Berkarya lainnya langsung menggelar pertemuan tertutup di salah satu ruangan DPP PKS.

Jalin Komunikasi

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Sekjen PKS Mustafa Kamal usai melakukan pertemuan tertutup dengan komisioner KPU, Jakarta, Rabu (17/10). Pertemuan membahas tentang kondisi jumlah DPT pada Pemilu 2019 yang masih janggal. (Merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Sebelumnya, Sekjen PKS, Mustafa Kamal menyatakan, partainya akan melakukan pertemuan dan menjalin komunikasi dengan sejumlah partai non kabinet. Di antaranya yakni PAN, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya.

"Kami akan silaturahim dengan berbagai partai. Juga ada yang berkunjung ke PAN. Kami akan jadwalkan terus dalam beberapa bulan ke depan," kata Mustafa saat Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).

Dia menyebut dalam waktu dekat, Presiden PKS Sohibul Iman akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Kendati begitu, Mustafa belum menyebut secara detail waktu pertemuan keduanya. "Mudah-mudahan, paling dekat, kami akan bertemu Partai Berkarya minggu depan di Jalan TB Simatupang. Mas Tommy ada rencana berkunjung ke DPP PKS," ucapnya.

Mustafa menyatakan, pihaknya memilki alasan tetap melibatkan Partai Berkarya yang tidak lolos parlemen dalam membangun kekuatan oposisi.

"Berkarya mungkin belum punya kesempatan di tingkat pusat, tetapi di provinsi dan kota/kabupaten, Berkarya punya kader tangguh," jelasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: