Presiden Real Madrid Buka-bukaan soal Kegagalan Boyong Kylian Mbappe: Dia Mengubah Mimpinya

Bola.com, Madrid - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, akhirnya buka suara tentang kegagalan memboyong Kylian Mbappe ke Santiago Bernabeu. Dia merasa tidak dikhianati Mbappe, tapi sang pemain hanya mengubah impiannya.

Saga transfer Kylian Mbappe dan Real Madrid bergulir selama sekitar setahun. Mbappe disebut-sebut sudh sepakat gabung Los Blancos, setidaknya secara verbal.

Namun, menjelang kontraknya di PSG habis, sikap Mbappe berbalik 180 derajat. Dia akhirnya memilih bertahan di Paris Saint-Germain (PSG) dan membuat Real Madrid gigit jari.

Iming-iming gaji selangit dan beberapa keistimewaan yang ditawarkan PSG sulit diabaikan Mbappe. Lalu seperti apa tanggapan Florentino Perez soal batalnya Mbappe pindah ke Real Madrid?

 

Komentar Florentino Perez

Florentino Perez - Tak perlu dipungkiri presiden Real Madrid ini merupakan orang yang tak puas dengan kinerja UEFA. Sosok yang paling bersemangat atas terbentuknya Liga super Eropa ini pun akhirnya didapuk sebagai presidennya. (AFP/Frank Fife)
Florentino Perez - Tak perlu dipungkiri presiden Real Madrid ini merupakan orang yang tak puas dengan kinerja UEFA. Sosok yang paling bersemangat atas terbentuknya Liga super Eropa ini pun akhirnya didapuk sebagai presidennya. (AFP/Frank Fife)

"Dia tidak mengkhianati saya. Dia pernah mengatakan mimpinya adalah bermain untuk Real Madrid. Itu benar," kata Florentino Perez pada program acara televisi El Chiringuito, seperti dikutip AS, Kamis (16/6/2022).

"Pada Agustus 2021 PSG tidak ingin menjualnya. Kami menunggu setahun dan dia selalu mengatakan hal yang sama."

"Lalu, 15 hari kemudian situasi berubah karena tekanan politik dan faktor ekonomi," imbuh Florentino Perez.

 

Emoh Bahas Kylian Mbappe Lagi

Striker Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe menunjukkan jerseynya saat konferensi pers di Stadion Paris des Princes, Paris, Prancis, 23 Mei 2022. Keputusan Kylian Mbappe menolak Real Madrid dan berkomitmen untuk PSG selama tiga musim lagi menandai dimulainya proyek pembangunan klub juara Liga Prancis tersebut. (AP Photo/Michel Spingler)
Striker Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe menunjukkan jerseynya saat konferensi pers di Stadion Paris des Princes, Paris, Prancis, 23 Mei 2022. Keputusan Kylian Mbappe menolak Real Madrid dan berkomitmen untuk PSG selama tiga musim lagi menandai dimulainya proyek pembangunan klub juara Liga Prancis tersebut. (AP Photo/Michel Spingler)

Menurut Perez, kegagalan transfer Kylian Mbappe tidak perlu dibahas lagi, karena sudah berlalu.

"Dia melakukan apa yang menurutnya paling mudah. Dia berubah," ujar Perez, tentang keputusan penyerang Prancis itu bertahan di PSG.

"Tidak perlu membahasnya lagi. Sebagai hasil dari tekanan dia harus mengubah mimpinya," imbuh Perez.

 

Bukan Mbappe yang Dulu

Perez melanjutkan dengan mengklaim Mbappe dalam kondisi itu bukan yang dia inginkan, meskipun dia tidak menutup pintu untuk mengontraknya. "Mbappe yang saya inginkan adalah yang memimpikan Real Madrid," kata Perez.

“Mengontraknya dalam tiga tahun? Saya tidak tahu… dalam waktu 3 tahun, apa pun bisa terjadi.”

“Mbappe ini, bukan Mbappe. Seorang pemain yang menolak melakukan tindakan sponsorship dengan tim nasionalnya, saya tidak mau. Saya pikir dia punya mimpi, tetapi kadang-kadang mimpi itu tidak dapat diwujudkan karena penyebab eksternal," sambung Perez.

 

Kontrak Fantastis Mbappe

Dalam kontrak baru di PSG, Kylian Mbappe disebut akan menerima bayaran dengan nominal fantastis, yakni senilai 50 juta euro atau setara 760 miliar rupiah per tahun.

Tak cuma itu, Mbappe juga akan mendapatkan bonus penandatanganan kontrak baru senilai 100 juta euro atau setara dengan 1,5 triliun rupiah.

Selama memperkuat PSG, Mbappe tercatat sudah menciptakan 167 gol dan 84 assist dalam 214 penampilan di semua kompetisi.

Sumber: AS

Intip Posisi Tim Favoritmu Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel