Presiden Resmikan Bandara Mopah, Menhub Janji Lakukan Pengembangan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, Bandara Mopah yang berada di Kota Merauke, Papua Selatan akan terus dikembangkan lebih besar.

Menurut dia, rencana pengembangan bandara ini bukan sekedar berkaitan dengan penumpang tetapi juga logistik dari Merauke ke daerah-daerah lain yang berada di puncak-puncak dan Kabupaten sekitarnya.

"Bandara ini tidak hanya terkait penumpang, tetapi juga logistik dari Merauke ke daerah lainnya," ujar Budi usai peresmian baru di bandara tersebut dilakukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Minggu (3/10/2021).

Budi menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada sejumlah pihak yakni, kepada pemerintah daerah baik Pemerintah Provinsi Papua maupun Pemerintah Kabupaten Merauke yang telah membantu terkait pembebasan lahan.

Kemudian kepada DPR RI, Budi juga memberikan dukungan terhadap program-program konektivitas Kemenhub yang ada di Indonesia bagian timur.

"Juga kepada Presiden yang telah memberikan arahan dan bimbingan untuk memberikan konsentrasi dan perhatian secara khusus terhadap Papua, dalam rangka meningkatkan konektivitas maupun kelancaran logistik," terang Budi.

Selain Bandara Mopah, Budi menegaskan, Kemenhub tengah membangun dan mengembangkan beberapa bandara lain, seperti Bandara Ewer di Asmat, Bandara Mozes Kilangin di Timika, Bandara Siboru di Fak-fak dan Bandara Douw Aturure di Nabire.

"Diharapkan kehadiran bandara-bandara tersebut akan semakin meningkatkan konektivitas di Papua dan sekitarnya,” Budi memungkasi.

Pengembangan Bandara Mopah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Terminal Baru Bandara Mopah di Kabupaten Merauke, Papua. (Dok Kemenhub)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Terminal Baru Bandara Mopah di Kabupaten Merauke, Papua. (Dok Kemenhub)

Sebagai informasi, pengembangan terminal penumpang Bandara Mopah dilakukan Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara menggunakan alokasi anggaran APBN sekitar Rp. 141 Miliar dan merupakan pengembangan tahap pertama yang telah diselesaikan dari rencana total 3 (tiga) tahap pengembangan.

Saat ini, terminal penumpang di Bandara Mopah memiliki luas 7.200 m2, yang dapat melayani hingga 638.850 penumpang per tahunnya. Desain dari gedung terminal penumpang terinspirasi dari burung kasuari yang merupakan salah satu fauna khas dari Papua.

Bandara ini memiliki runway sepanjang 2.500 m x45 m, sehingga sudah mampu didarati pesawat besar seperti tipe Boeing 737-900 dan Airbus A320.

Bandara Mopah Merauke merupakan salah satu bandara yang disiapkan untuk mendukung kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVI di Papua, selain Bandara Sentani di Jayapura dan Bandara Mozes Kilangin di Timika.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel