Presiden sambut kunjungan PM Australia di Istana Kepresidenan Bogor

Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin.

Berdasarkan tayangan langsung yang disaksikan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, di Jakarta, PM Anthony tiba di Istana Kepresidenan Bogor sekitar pukul 10.00 WIB.

Kehadiran PM Anthony di Istana Kepresidenan Bogor disambut dengan rangkaian upacara penyambutan resmi kenegaraan. Kedatangannya memasuki Istana Bogor dikawal barisan pasukan marching band, pasukan berkuda dan pasukan yang mengenakan baju adat Indonesia.

PM Anthony kemudian disambut langsung oleh Presiden Jokowi di halaman Istana Kepresidenan Bogor.

Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan kedua negara yang diiringi dengan 19 tembakan meriam, kemudian pemimpin kedua negara mengenalkan delegasi masing-masing yang ikut mendampingi.

Setelah itu Presiden Jokowi mengajak PM Anthony Albanese menuju Ruang Teratai untuk melakukan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu, sebelum keduanya melakukan perbincangan santai di beranda Istana Kepresidenan Bogor.

Rencananya Presiden Jokowi akan mengajak PM Anthony melakukan penanaman pohon bersama di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor.

Selanjutnya kedua pemimpin akan melakukan pertemuan tatap muka, pertemuan bilateral dan melakukan pernyataan pers bersama.

Kunjungan PM Anthony ke Indonesia ini merupakan yang pertama kalinya sejak dirinya dilantik 23 Mei 2022 lalu. Kunjungan PM Anthony, yang merupakan pria keturunan Italia-Australia, akan ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan.

Baca juga: PM Australia akan kunjungi Indonesia, tegaskan pentingnya hubungan

Baca juga: Perkuat kerja sama ekonomi, PM Australia akan kunjungi Indonesia

Baca juga: PM Australia tunjuk 10 menteri perempuan dalam kabinetnya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel