Presiden tiba di Sumba Timur dan meninjau pabrik pengolahan sorgum

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, sekitar pukul 09.20 WITA dan melanjutkan perjalanan untuk meninjau pabrik pengolahan sorgum.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, Presiden tiba setelah menempuh penerbangan selama 35 menit dari Bandar Udara Haji Hasan Aroeboesman, Kabupaten Ende.

Setiba di bandara, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh Bupati Sumba Timur Khristofel Praing beserta istri, Komandan Kodim Letkol Czi Aditya Triwirawan, serta Kapolres Sumba Timur AKBP Fajar Widyadharma.

Sebelum menuju ruang tunggu, Presiden dan Ibu Iriana menyaksikan tarian selamat datang dan dikalungi kain tenun khas Sumba Timur.

Dari bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju pabrik pengolahan hasil panen tanaman sorgum.

Presiden juga diagendakan untuk menanam sekaligus menyaksikan panen sorgum.

Selepas itu, Presiden akan beranjak menuju Pasar Inpres Matawai untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial, antara lain Bantuan Modal Kerja (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang.

Pada siang harinya, Presiden Jokowi dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat RJ-85 melalui Bandara Umbu Mehang Kunda.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana di Kabupaten Sumba Timur antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, dan Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Setyo Budiyanto.

Baca juga: Presiden Jokowi tinjau pabrik sorgum dan bagikan bansos di Sumba Timur

Baca juga: Presiden Jokowi apresiasi teknologi pengolahan bambu di Ngada

Baca juga: Presiden Jokowi tinjau Kampus Bambu Turetogo di Ngada

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel