Presiden Tinggalkan Manado Menuju Morotai

Manado (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninggalkan hotel Sintesa Peninsula Manado, Sulawesi Utara, sekitar pukul 06.45 WITA menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi untuk melakukan lawatan ke Maluku Utara guna membuka Sail Morotai.

Ruas jalan Sudirman menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi, tidak disterilkan seperti lazimnya kunjungan Kepala Negara waktu-waktu sebelumnya.

Kendaraan pribadi, motor dan angkutan umum berpapasan dengan iring-iringan rombongan Presiden di lintasan berbeda.

Tampak dalam kendaraan berplat Indonesia I Presiden didampingi ibu negara Ani Yudhoyono melambaikan tangan kepada warga Kota Manado yang berdiri di sisi ruas jalan yang sejak pagi pukul 06.00 WITA sudah berdiri berjejer di pinggiran jalan.

Di sisi kiri dan kanan badan jalan, tampak petugas keamanan dari berbagai jajaran masih siaga, namun tidak seketat pada saat kedatangan rombongan Presiden Jumat (14/5) sekitar pukul 15.30 WITA ketika memasuki halaman hotel.

"Mudah-mudahan ada lagi kunjungan pak Presiden ke Sulawesi Utara. Kami sangat merindukan kunjungan seperti ini, walaupun tidak berhadapan langsung dengan Presiden dan Ibu Negara," ungkap Roosye T, salah satu warga kota yang menyaksikan iring-iringan rombongan, usai mengantar anaknya ke sekolah di bilangan Jalan Sudirman, Sabtu.

Sebelumnya, rombongan Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi pukul 14.15 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airways.

Di tangga pesawat, rombongan Presiden disambut Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut Ibu Deitje Adelin Sarundajang-Laoh Tambuwun serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Ikut dalam rombongan Presiden antara lain Menteri Koordinator Bidang Polhukham Djoko Suyanto, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, SPA, MPH, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam. (jk)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.