Presiden UEFA Kecam Bos MU dan Juventus soal Liga Super Eropa

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengkritik keras wakil direktur eksekutif Manchester United, Ed Woodward serta bos Juventus, Andrea Agnelli menyusul pengumuman digelarnya Liga Super Eropa yang digagas sejumlah klub top Eropa.

Woodward sendiri berhenti dari perannya di UEFA awal pekam ini. Ceferin berkata: "Saya seorang pengacara kriminal selama 24 tahun tetapi saya tidak pernah, pernah, melihat orang-orang seperti itu."

"Dia (Ed Woodward) menelepon saya Kamis lalu, mengatakan bahwa dia sangat puas dengan reformasi (di UEFA) dan dia mendukung penuh. Jelas, dia saat ini sudah menandatangani sesuatu yang lain," lanjutnya dilansir Tribal Football.

"Andrea Agnelli adalah kekecewaan terbesar dari semuanya. Saya belum pernah melihat seseorang berbohong sebanyak yang dia lakukan, itu sulit dipercaya," sambung Ceferin.

Sebelumnya, Ceferin sudah menegaskan bahwa klub dan pemain yang terlibat dalam Liga Super Eropa yang diusulkan sejumlah klub, bisa dilarang 'secepat mungkin' dari semua kompetisi, termasuk Piala Dunia.

Usai menggelar pertemuan darurat sehari setelah 12 klub top Eropa mengumumkan Liga Super Eropa, Ceferin melancarkan serangan pedas terhadap rencana tersebut, yang telah dikecam secara luas di seluruh pertandingan dan seterusnya.

Cefering menolak untuk mengesampingkan bahwa pemain bisa dilarang bermain di Piala Eropa. Ketika ditanya secara langsung tentang kapan larangan akan dimulai, dia berkata: "Saya tidak tahu kapan," kata Ceferin.

"Kami masih mengkaji dengan tim hukum kami. Tetapi kami akan mengambil semua sanksi yang kami bisa. Secepat mungkin mereka harus dilarang dari semua kompetisi kami dan para pemain dari semua kompetisi kami," lanjutnya.

Ceferin menggambarkan Liga Super Eropa sebagai 'ludah di wajah' untuk sepakbola dan masyarakat, sambil mengatakan mantan ketua Asosiasi Klub Eropa Andrea Agnelli telah membuat langkah yang menciptakan kekecewaan besar.

Dia menambahkan: "Saya tidak ingin terlalu pribadi, tetapi saya belum pernah melihat orang yang berbohong begitu sering. Sungguh sulit dipercaya," lanjut Ceferin.