Presiden Ukraina Pecat Kepala Intelijen & Jaksa Agung karena Sekongkol dengan Rusia

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy memecat dua pejabat Jaksa Agung dan Kepala Badan Intelijen (SBU) pada Minggu (16/7). Alasan pemecatan kedua pejabat tinggi negara tersebut karena bersekongkol dengan Rusia.

Pemecatan Kepala SBU, Ivan Bakanov yang juga teman masa kecil Zelenskiy dan Jaksa Agung Iryna Venediktova yang memiliki peran penting dalam dakwaan kejahatan perang Rusia, diumumkan melalui perintah eksekutif yang di situs web presiden, dikutip dari Reuters, Senin (18/7).

Dalam unggahan di Telegram, Zelenksiy mengatakan dia memecat pejabat tersebut karena terungkap banyak pegawai di dua lembaga tersebut bersekongkol dengan Rusia.

Zelenskiy mengatakan, 651 kasus dugaan makar dan persekongkolan
pejabat kejaksaan dan penegak hukum terungkap. Selain itu lebih dari 60 pejabat dari lembaga yang dipimpin Bakanov dan Venediktova sekarang bekerja melawan Ukraina di wilayah-wilayah yang diduduki Rusia.

"Serangkaian kejahatan terhadap fondasi keamanan nasional negara seperti itu menimbulkan pertanyaan yang sangat serius bagi para pemimpin terkait," jelasnya.

"Masing-masing pertanyaan ini akan mendapat jawaban yang tepat," katanya.

Zelenskiy mengatakan dia telah memecat pejabat tinggi keamanan pada awal invasi, keputusan yang menurutnya saat ini terbukti benar.

"Bukti yang cukup telah dikumpulkan untuk melaporkan orang ini atas dugaan makar. Semua aktivitas kejahatannya didokumentasikan," ujarnya.

Bokanov ditunjuk sebagai kepala SBU pada 2019, tahun Zelenskiy memenangkan pemilihan presiden.

Zelenskiy menunjuk Oleksiy Symonenko sebagai jaksa agung baru melalui perintah eksekutif terpisah yang juga diunggah dalam situs web presiden. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel