Presidensi G20 Indonesia Hasilkan 366 Proyek Bernilai Rp4.688 Triliun

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut hasil pertemuan G20 telah membuahkan hasil yang melampaui target. Selama satu tahun kepemimpinan Indonesia pada G20 telah menghasilkan 366 proyek kerja sama dengan nilai mencapai USD309,4 miliar atau setara Rp4.688 triliun.

"G20 ini di luar ekspektasi kita, jujur," kata Luhut dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1).

Luhut membeberkan hasil kerja sama bilateral Indonesia dengan beberapa negara telah menghasilkan kesepakatan 140 proyek. Total nilai proyek kerja sama dua negara ini mencapai USD71,4 miliar atau setara Rp1.802 triliun.

"Bilateral itu adalah Indonesia dengan negara-negara tertentu. Itu ada kesepakatan 140 proyek senilai USD71,4 miliar," kata Luhut.

Sementara itu untuk kerja sama multilateral tercatat ada 226 proyek. Adapun nilai kerja sama proyek multilateral ini mencapai USD238 miliar atau setara Rp3.606 triliun. Capaian ini pun disampaikan Luhut dalam pertemuannya dengan para investor di Davos, Swiss. Luhut menyebut para audiens menyambut pencapaian tersebut.

"Mereka semua terkagum-kagum karena itu semua saya berikan breakdown daripada setiap item ini. Kerja sama dengan negara mana, dan Presiden sudah memerintahkan untuk eksekusi semua ini," tuturnya.

Maka dari itu, Luhut meminta semua pihak untuk mulai fokus pada hilirisasi dan digitalisasi. Tak lupa dia meminta kekompakan pejabat negara dalam menyelenggarakan G20 tahun lalu bisa terus dijaga dan ditingkatkan.

"Kita semua harus kompak, kita semua bahu membahu. Jangan merasa, wah ini tidak perlu. Percayalah pasti Presiden memberikan yang terbaik," katanya. [azz]