Pria Bakar Tetangga hingga Tewas Mengaku Cemburu Istri Selingkuh

·Bacaan 1 menit

VIVA – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat akhirnya berhasil menangkap TB (33) yang nekat membakar tetangga hingga tewas di kawasan Cangkareng, Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pelaku, TB nekat membakar tetangganya sendiri lantaran cemburu akibat istrinya berselingkuh dengan tetangganya tersebut. Pelaku kemudian kalap saat melihat korban yang baru saja pulang kerja.

“Motifnya cemburu, berdasarkan keterangan pelaku, istrinya selingkuh dengan korban yang merupakan tetangganya,” ujar Joko saat rilis kasus di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa 1 Juni 2021.

Baca juga: Pembakar Tetangga hingga Tewas Akhirnya Ditangkap di Banten

Korban yang bernama Mulyono (40) sempat dirawat di RSUD Cengkareng Jakarta Barat usai disiram bahan bakar minyak dan dibakar pelaku. Selama 10 hari perawatan, korban menghembuskan napas terakhirnya.

Berdasarakan pemeriksaan saksi saksi dan olah TKP, penyelidikan kemudian mengarah pada tersangka yang di kabarkan berada di kawasan Cibaliyung, Banten. Polisi bergerak cepat dan akhirnya berhasil tangkap pelaku, sekitar pukul 04.30 WIB, Senin 31 Mei 2021.

“Pelaku kerap pindah pindah tempat saat pelarian selama dua bulan, pelaku mengetahui bahwa dirinya sedang di cari polisi,” ujarnya.

Pelaku berhasil ditangkap saat berada di sebuah rumah dan langsung menyerahkan diri saat tahu polisi datang ke lokasi persembunyiannya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman hukuman 15 Tahun Penjara.

Sebelumnya diketahui, Mulyono (40) menjadi korban penyerangan dengan menggunakan bensin oleh tetangganya sendiri. Usai di siram bensin, pelalu melempar korek api ke arah korban dan langsung terbakar.

Usai menyerang korban, pelaku langsung menghilang, kabur dari kawasan lokasi tempat tinggalnya. Penyerangan dengan cara dibakar tersebut terjadi di Jalan Bangun Nusa, Cengkareng, Jakarta Barat Maret 2021 lalu. Setelah 10 hari dirawat di RSUD Cengkareng, korban pun dinyatakan meninggal dunia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel