Pria di Cengkareng Dibakar Hidup-hidup oleh Tetangga Sendiri

Ezra Sihite, Andrew Tito
·Bacaan 2 menit

VIVA – Muloyono (39) warga Cengkareng Jakarta Barat yang bekerja sebagai supir ketahui mengalami tindak kekerasan dengan cara dibakar oleh tetangganya sendiri.

Akibat kejadian tersebut, Mulyono yang beralamat di Gang Nurul Amal XXI Kecamatan Cengkareng tersebut harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang dialaminya cukup serius.

Sementara itu istri Mulyono, Yuki Hartati (40) melaporkan kejadian kekerasan yang menimpa suaminya ke Mapolsek Cengkareng Jakarta Barat, pada Rabu 24 Maret 2021 lalu.

Kejadian Mulyono yang dibakar hidup-hidup oleh tetangganya itu terjadi pukul 23.00 WIB. Saat itu Mulyono baru saja pulang bekerja sebagai seorang sopir.

Sang istri saat itu membukakan pintu untuk Mulyono yang baru saja pulang bekerja.

Namun di belakang sang suami ternyata ada seseorang yang tidak lain adalah tetangga mereka sendiri.

Pria berinisial RN itu disebut Yuli tampak membawa botol yang terlihat oleh istri Mulyono. RN membuka botol tersebut dan menyiramkan cairan yang ada di dalam botol tersebut ke tubuh suaminya.

Setelah itu RN langsung menyalakan korek dan api mengenai suaminya. Dalam hitungan detiK, sekujur tubuh Mulyono terbakar api.

Pada saat itu juga, RN langsung melarikan diri meninggalkan Mulyono yang tubuhnya sedang terbakar.

Yuli yang panik berusaha untuk memadamkan api yang membakar tubuh suaminya.

Namun, upayanya itu tak lantas berhasil. Bahkan tangan Yuli turut terbakar.

Mulyono pun segera berlari ke kamar mandi dengan maksud memadamkan api dan akhirnya api berhasil padam.

Akibat kejadian ini Yuli mengalami luka bakar pada lengan kiri. Sedangkan suaminya Mulyono mengalami luka bakar pada sekujur tubuhnya.

Yuki kemudian berteriak minta tolong dan mengundang perhatian tetangga lainnya.

Saat itu juga Mulyono dibawa oleh warga untuk berobat ke rumah sakit akibat luka bakar.

Sementara saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengaku pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Tersangka masih dalam pengejaran," ujar Arsya.

Dalam hal ini Arsya mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi saksi serta mencari keberadaan RN yang dikabarkan melakukan tindak kekerasan tersebut.

Saat di sambangi tempat tinggalnya, RN terduga pelaku tidak ada di lokasi. Diduga RN telah kabur dari rumahnya untuk menghindari kejaran polisi.