Pria di Luwu Perkosa Wanita Hamil dan Adik Kandung, Polisi Buru Pelaku

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor Luwu mengejar pelaku berinisial IS (35) yang melakukan rudapaksa terhadap dua wanita di Kecamatan Larompong pada Senin (7/11). Dari dua korban, satu orang sedang dalam keadaan hamil saat dirudapaksa.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu, Ajun Komisaris Muh Saleh membenarkan terkait kasus rudapaksa yang dialami wanita hamil inisial SW (21). Ia menyebut kejadian kekerasan seksual tersebut terjadi pada Senin, (7/11) dini hari.

"Benar, kejadian Senin dini hari. Kami sudah identifikasi pelaku dan saat ini masih dalam pengejaran," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (12/11).

Saleh mengungkapkan IS bukan hanya melakukan rudapaksa terhadap SW, bahkan adiknya inisial NA (18) pun menjadi korban.

"Korban berinisial NA (18) dan SW (21) adalah saudara kandung. Pelaku melakukan tindakan bejatnya saat korban tertidur," kata dia.

Kronologi

Saleh menjelaskan kronologi berawal saat dua korban tidur di dalam kamar. Saat itu, SW mendengar anjing menggonggong, sehingga terbangun dan keluar dari kamar.

"Saat itu korban melihat ada bayangan seolah-olah ada orang dan lampu dalam keadaan padam penerangan gelap," ungkapnya.

Saleh menjelaskan saat itu korban NA hanya memakai sarung. Sementara SW masih memakai pakaian celana panjang.

"Tiba-tiba pelaku IS masuk ke rumah korban dalam keadaan telanjang dan langsung memegang tangan korban NA. Pelaku juga menarik masuk ke dalam kamar di atas tempat tidur," sebutnya.

"Pelaku langsung menindih korban dan mengancam dengan mengatakan Janganko Berteriak, Kalau Kamu Berteriak Saya Bunuh. Selanjutnya korban SW dipegang kemaluannya," bebernya.

Setelah melakukan tindakan bejatnya, pelaku langsung melarikan diri. Kini polisi melakukan pengejaran terhadap IS.

"Sementara dalam pengejaran aparat. Kita meminta pelaku untuk segera menyerahkan diri," ucapnya. [tin]