Pria Disabilitas Jadi Korban Begal HP, Komplotan Diburu Polisi

Dedy Priatmojo, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang pria penyandang disabilitas menjadi korban begal. Dari video yang diterima VIVA, peristiwa itu terjadi pukul 02.24 WIB pada Jumat dini hari tanggal 19 Maret 2021 di sebuah toko konter pulsa di Kampung Menan Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Aksi tersebut sempat terekam CCTV di lokasi dan memperlihatkan komplotan begal yang tiba-tiba datang saat korban tengah duduk di depan toko. Sambil mengarahkan celurit kepada korban agar tidak melawan, pelaku langsung merampas dua handphone yang ada di tangan korban.

Dalam peristiwa yang berlangsung kurang dari 10 detik itu korban hanya pasrah sambil memberi isyarat dengan tangannya yang tampak tidak memiliki jari sempurna.

Dalam salah satu video keterangan korban, korban mengaku melihat celurit panjang dan sudah meminta ampun. Bahkan pria itu pun mengaku kuat dan tidak sedih saat ditanya kejadian yang menimpanya.

"Pajang (panjang celuritnya) (saya sudah) ampun..ampun.. (nangis tidak?) Eemm kuat," ungkapnya dengan bahasa isyarat.

Kejadian aksi komplotan begal ini pun saat ini tengah diselidiki Kepolisian Sektor Jonggol, Polres Bogor.

Kapolsek Jonggol AKP Sularso mengatakan, dari penyelidikan yang dilakukan kejadian tersebut terjadi pada Jumat, 19 Maret 2021 sekitar pukul 02.22 dini hari.

Korban bernama Tedi alias Jojo (23) yang diketahui merupakan penyandang disabilitas duduk di depan warung sambil memainkan handphone.

Saat itu, korban didatangi empat orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor. Pelaku kemudian mengancam korban menggunakan celurit.

"Dan langsung melakukan perampasan terhadap dua buah handphone milik korban Tedi alias Jojo. Hingga Saat ini kasus perampasan handphone tersebut masih dalam penyelidikan unit Reskrim Polsek Jonggol, dengan memintai keterangan dari para saksi hingga melakukan pemeriksaan CCTV di lokasi kejadian," kata Kapolsek.