Pria AS Disengat 20.000 Lebah Akhirnya Bangun dari Koma

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria dari negara bagian Ohio, Amerika Serikat (AS) disengat lebah lebih dari 20.000 kali saat sedang menebang batang pohon lemon. Kejadian yang terjadi pada 27 Agustus lalu seketika mengubah hidupnya.

Dikutip dari laman USA Today, Kamis (1/9), pria berumur 20 tahun yang bernama Austin Bellamy sedang memanjat pohon lemon untuk membantu temannya memotong batang pohon. Namun saat sedang memotong, Austin tidak sengaja memotong sarang lebah. Austin tidak dapat turun sebab dia terikat dengan tali pengaman di pohon.

Shawna Carter, ibu Austin menceritakan kepada kantor berita WCPO-TV, "dia (Austin) diselimuti oleh lebah… berteriak dan menangis minta tolong".

Austin dapat diturunkan ketika tim pemadam kebakaran yang dipimpin oleh Kepala Pemadam Tony Pfeffer dan Kapten Donnie Koewler memotong batang pohon yang mengikat tali pengaman itu.

Setelah berhasil diturunkan, Austin dibawa ke Rumah Sakit Pusat Universitas Cincinnati menggunakan helikopter untuk dirawat. Dalam pemeriksaan, dokter menemukan Austin disengat ribuan lebah dan menelan setidaknya 30 lebah.

Carter turut menceritakan Austin disengat oleh lebah pembunuh Afrika. Menurut Departemen Agrikultur Amerika Serikat, lebah itu "lebih defensif, lebih menyengat dengan sedikit provokasi dibandingkan lebah madu lainnya".

Setelah dirawat beberapa hari, Austin bangun dari koma yang diinduksi secara medis. Dia diharapkan segera pulih dari ribuan sengatan lebah itu.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]