Pria Ini Jadi Miliarder Termuda di Asia

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Amerika Serikat (AS) tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia. Lebih dari 735 miliarder ada di AS termasuk taipan teknologi Elon Musk dan Jeff Bezos.

Sementara itu di China, terdapat 607 miliarder salah satunya adalah Jack Ma yang adalah pendiri Alibaba Group. Selain itu juga terdapat miliarder termuda di seluruh Asia, yakni Wang Zelong.

Dikutip dari South China Morning Post, Wang Zelong masuk daftar miliarder Forbes tahun lalu ketika dia mengantongi saham senilai lebih dari USD 1,3 miliar di CNNC Hua Yuan Titanium Dioxide Co, sebuah perusahaan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Shenzhen.

Wang Zelong juga memiliki saham di Lomon Billions Group, perusahaan yang memproduksi titanium dioksida. Setahun kemudian, Wang menjadi lebih kaya dari sebelumnya. Kekayaan bersih terbaru miliarder berusia 25 tahun itu dilaporkan mencapai USD 1,5 miliar, menurut Forbes.

Forbes juga mendaftarkan 12 miliarder termuda di dunia di bawah usia 30 tahun. Daftar ini dipimpin oleh Kevin David Lehmann yang berusia 19 tahun, yang mewarisi 50 persen saham di pembangkit tenaga listrik kimia Jerman, Dm-Drogerie Markt.

Dari daftar 12 Under Age 30, Wang adalah satu-satunya yang berbasis di Asia, sementara dia berada di urutan kedua termuda setelah Lehmann. Sementara sebagian besar dari miliarder muda yang masuk daftar adalah di bidang teknologi, Wang berada di kelompok industri produksi pigmen.

Menurut Business Leader, perusahaan memproduksi pigmen titanium dioksida, yaitu pigmen putih yang digunakan dalam pelapis, plastik, dan tinta.

Profil Wang Zelong di Forbes menyebutkan bahwa dia berasal dari kota Jiaozuo di provinsi Henan, China. Sebagai perbandingan, ibu kota China di Beijing 16 kali lebih besar dari Jiaozuo, sementara populasi Shanghai lebih dari 20 kali lebih besar dari kota itu.

Hal ini membuat Wang Zelong semakin disorot karena menjadi miliarder termuda asal China yang berasal dari kota yang relatif kurang dikenal. Namun, meski sudah menjadi miliarder terkaya di Asia, Wang Zelong memiliki kehidupan yang sangat pribadi, seperti beberapa miliarder lainnya.

Sangat sedikit informasi yang diketahui tentang dia, ditambah dengan jejak digital yang sangat minim. Bahkan, Wang Zelong tidak memiliki akun media sosial resmi atau profil online untuk upaya profesionalnya.

Reporter: Natasha Khairunnisa Amani

Sumber: Liputan6.com [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel