Pria Onani di Taman Sritanjung Banyuwangi Ditangkap, Berdalih Buang Air Kecil

Merdeka.com - Merdeka.com - Video pria onani sekaligus mempertontonkan alat vital di Taman Sritanjung viral di media sosial. Kejadian ini menuai keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Banyuwangi.

Pelaku berhasil ditangkap polisi. Dia berdalih hanya sekadar buang air kecil saja. Padahal dalam video tersebut jelas, laki-laki berinisial ARB itu terekam kamera memainkan kemaluannya sendiri di depan Taman Sritanjung atau tepat di depan Pendopo Bupati Banyuwangi.

"Sementara pengakuan beliau beralibi bahwa itu dilakukan hanya semata-mata buang air kecil. Jadi sekarang kita akan dalami apa motifnya dan pelaku sudah kami amankan," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, Minggu (17/6).

Tertangkapnya pria berinisial ARB itu setelah sang korban RM sekaligus perekam video melaporkan kejadian yang dialami kepada pihak kepolisian. Mirisnya gadis yang masih SMA itu mengalami hal yang sama hingga berkali-kali. Laki-laki yang melakukan aksi tidak senonoh tersebut diduga orang yang sama.

Polisi langsung memburu keberadaan pelaku onani tersebut. Pelaku ditangkap setelah melarikan diri ke daerah Tabanan, Provinsi Bali.

"Setelah dari hasil penyidikan dan sudah masuk ranah hukum kita naikkan ke tingkat sidik, dan yang bersangkutan ini sudah melarikan diri ke Tabanan, Bali," ungkap Kapolresta Banyuwangi.

Setelah berhasil ditangkap, selanjutnya polisi terus mendalami kasus tersebut.

Sebelumnya, RM perekam video sekaligus korban mengalami hal tersebut jangka ketiga kalinya, namun baru sekali dia sempat merekamnya.

Saat mengambil video RM dengan keadaan sadar dan sedang bersantai di tempat duduk areal taman sri tanjung, namun selang beberapa waktu seorang berjaket merah tiba menghampirinya dan langsung membuka resleting celana dan memperagakan onani seperti sedang berfantasi dengan mengeluarkan kemaluannya.

RM kemudian merasa terintimidasi atas kejadian berulangkali tersebut, dan berinisiatif menyeret si pelaku ke ranah hukum dengan melaporkannya ke polisi.

"Saya merasa terintimidasi, apalagi pengalaman seperti ini terjadi berkali-kali menimpa saya, orangnya pun dengan ciri-ciri yang sama, namun baru saat ini saja saya berkesempatan ambil handphone dan memvideo aksi si pria itu," cetus RM korban laki-laki pamer alat kelamin di tempat umum. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel