Pria Paruh Baya Tertabrak KRL di Bogor, Diduga Bunuh Diri

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria berinisial SW (57) tewas tertabrak KRL Commuter Line di Jalan Pondok Rumput, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (24/11/2021).

Pria paruh baya ini langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bogor guna penyelidikan.

Sebelum tertabrak kereta, korban sempat terlihat linglung dan kebingungan di dekat lokasi kejadian. Diduga korban sengaja menabrakkan diri ke Commuter Line lantaran mengalami depresi.

"Ada saksi yang melihat korban mondar mandir di pinggir rel sekitar jam 07.00 WIB," kata Kapolsek Tanah Sareal Kompol Suhartono.

Sekitar satu jam kemudian, korban yang tercatat sebagai warga Jalan Kresna Raya, Bantar Jati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ini terlihat loncat dan menabrakkan diri ke KRL yang melintas dari arah Jakarta.

"Saat saksi pulang dari pasar, dia melihat korban sengaja lompat ke arah kereta," ujar Hartono.

Saksi kemudian mendekati lokasi dan melihat tubuh korban dalam posisi tergeletak di tengah jalur KRL.

"Saksi lalu melaporkan kejadian ini ke ketua RW dan setelah dicek, korban sudah meninggal dunia," ucapnya.

Meninggal Dunia

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tubuh korban tidak rusak, hanya terlihat luka-luka di bagian kepala.

"Saat ini korban sudah dibawa ke kediamannya di Bantar Jati, sesuai identitas yang kami temukan di lokasi," kata dia.

Bunuh Diri Bukan Solusi

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel