Pria Tak Bermasker Ngaku Ponakan Jenderal Ditangkap, Langsung TSK

·Bacaan 2 menit

VIVAPolres Tangerang Selatan telah menangkap seorang remaja yang mengaku memiliki saudara jenderal bintang dua. Yang bersangkutan dicokok siang tadi, Rabu 7 Juli 2021.

"Ditangkap siang ini pukul 14.00 WIB di Ciputat," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel, Ajun Komisaris Polisi Angga Surya Saputra kepada wartawan, Rabu 7 Juli 2021.

Usai menjalani pemeriksaan, lantas pelaku ditetapkan sebagai tersangka. Saat polisi melakukan eskpose kasus di Markas Polres Tangsel, pemuda 21 tahun tersebut nampak pakai masker. Kapolres Tangsel, Ajun Komisaris Besar Polisi Iman Imanudin menambahkan pelaku berinisial RMBF melanggar sejumlah Undang-Undang.

"UU Wabah Penyakit Menular dan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan serta Pasal 216 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 1 tahun," ucap Iman menambahkan.

Dirinya menegaskan, diproses pidanya pelaku adalah bukti kalau polisi tegas menindak masyarakat yang bandel PPKM Darurat Jawa-Bali. Dia minta kejadian ini dapat jadi contoh bagi masyarakat lain agar tidak melanggar PPKM Darurat.

"Hal ini kami lakukan untuk memberikan ketegasan bahwa penegakan hukum harus dilakukan demi menyelamatkan masyarakat dari wabah pandemi COVID-19. Semoga yang lain jadi pelajaran bahwa kita betul-betul serius menangani COVID-19 ini dan keselamatan warga masyarakat kita adalah yang paling utama," ujarnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, telah diunggah video viral di dunia maya oleh @makrumpita pada 6 Juli 2021. Dari video tersebut, ada seorang pria tertangkap basah oleh petugas gabungan karena tak mematuhi protokol kesehatan. Pada video tersebut, pemuda itu tidak menggunakan masker saat berkendara.

Aksi pelanggaran ini pun sontak didapati petugas gabungan di Kawasan Ciputat, Tangerang Selatan pada Senin, kemarin. Para petugas gabungan berhasil menegur pemuda tersebut saat terjaring operasi penerapan protokol kesehatan.

Awalnya, pemuda tersebut sempat menolak diberikan sanksi saat terjaring operasi. Karena ketahuan tidak menggunakan masker saat mengendarai kendaraannya.

Bahkan, si pelanggar prokes itu juga berpura-pura mengaku sebagai keponakan dari seorang aparat penegak hukum berpangkat jenderal bintang dua.

Namun, para petugas gabungan itu tidak ada yang mempercayainya. Sontak saja video yang beredar tersebut menuai komentar dari banyak netizen, tak sedikit yang menyalahkan pemuda tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel