Pria Tampan Diusir dari Arab Angkat Bicara  

TEMPO.CO, Saudi Arabia - Jagat maya sedang dihebohkan oleh pemberitaan mengenai Omar Borkan Al Gala. Al Gala adalah pria tampan yang dikabarkan dideportasi oleh pemerintah Arab karena lelaki ini dinilai terlalu ganteng.

"Ketampanannya dikhawatirkan akan mengundang gairah di kalangan wanita," ujar salah seorang narasumber seperti dikutip The Telegraph pada Jumat, 26 April 2013. Al Gala tidak sendirian kala diusir. Ada dua orang lainnya yang dirumorkan didepak dari Arab Saudi.

Mereka bertiga kabarnya ditangkap oleh otoritas setempat saat menghadiri acara Jenadrivah Heritage & Culture Festival di Riyadh. Setelah diinterograsi, tiga lelaki ini kemudian dideportasi dari Arab.

Al Gala melalui akun Facebooknya berkata, "This is what written in newspapers in over the world." Al Gala tidak membantah atau juga membenarkan berita tersebut. Bahkan, lelaki ini tampak ogah menanggapi, malah terus mengunggah foto-foto dirinya yang terbaru. Di foto-foto tersebut, Al Gala tampil glamor. Kadang menggunakan jersey Lakers. Malah, ada kalanya Al Gala berpose dengan latar mobil sport.

Mungkin lantaran seantero dunia membicarakan ketampanannya, pesan-pesan bernada genit pun Al Gala cantumkan di fotonya. Misalnya ini, "The beauty of a woman must be seen from in her eyes, because that is the doorway to her heart, the place where love resides." Berita internasional lainnya klik di sini.

THE TELEGRAPH | SYAILENDRA

Berita Lainnya:

Pimpinan Dewan Dipenjara, Istri Jadi Caleg

Adik Uje, 5 Jam Terakhir Sebelum Kecelakaan

Moses: Para Pemain Chelsea Ingin Lampard Bertahan

Tersangka Bom Boston Mau Ledakkan New York

Maskapai Ajukan Izin Akses Komunikasi di Pesawat

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.