Pria Tewas Tertabrak di Tol, Fadli Singgung Lagi Kasus 6 Laskar FPI

Syahrul Ansyari
·Bacaan 3 menit

VIVA - Sejumlah pemberitaan mewarnai kanal news di VIVA.co.id, Kamis, 14 Januari 2021. Yang terpopuler di tempati oleh berita mengenai seorang pria yang tewas tertabrak di tol karena nekat menyebrang dengan jalan kaki.

Berita terpopuler kedua, mengenai pemakaman ulama populis Syekh Ali Jaber. Almarhum batal dimakamkan di Lombok, hal itu membuat sang istri bertolak ke Jakarta.

Berita terpopuler berikutnya adalah mengenai calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit. Kabareskrim Polri itu bukan kapolri pertama yang non muslim.

Selain tiga berita itu, masih ada dua berita lainnya yang juga menjadi perhatian pembaca VIVA.co.id. Pertama adalah respons USU terhadap salah satu guru besarnya yang menghina SBY dan juga AHY.

Kedua, anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon yang kembali menyinggung soal kasus 6 laskar Front Pembela Islam (FPI). Hal itu dia sampaikan menyusul momen Jokowi yang hendak melantik kapolri baru.

Berikut 5 berita terpopuler di kanal news VIVA.co.id sepanjang Kamis, 14 Januari 2021:

1. Nyebrang Tol dengan Jalan Kaki, Pria Ini Tewas Tertabrak 4 Kendaraan

Seorang pria tanpa identitas tewas setelah tertabrak empat kendaraan saat hendak menyeberang jalan tol dengan cara berjalan kaki di KM 29,800 Tol Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Purwanta menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 13 Januari 2021, sekitar pukul 17:00 WIB.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Purwanta, mengatakan pria tanpa identitas yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut tertabrak oleh empat kendaraan secara beruntun.

Baca selengkapnya di sini.

2. Batal Dimakamkan di Lombok, Istri Syekh Ali Jaber Bertolak ke Jakarta

Keluarga besar Syekh Ali Jaber langsung bertolak ke Jakarta untuk menghadiri prosesi pemakaman Syekh Ali Jaber di Kompleks Pondok Pesantren Daarul Quran, Tangerang, Banten, pimpinan Ustaz Yusuf Mansur.

Setidaknya ada enam anggota keluarga yang akan bertolak ke Jakarta sore ini yakni, sang istri, Nadia Jaber, putra sulung Syekh Ali, Hasan Ali Jaber, dan empat anggota keluarga lainnya.

Baca selengkapnya di sini.

3. Komjen Listyo Sigit Bukan Kapolri Pertama yang Non Muslim

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo beragama Katolik. Listyo ditunjuk Presiden Jokowi menjadi calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

Dari catatan VIVA, Kamis, 14 Januari 2021, ternyata Kapolri yang beragama non muslim sudah ada sebelumnya. Dia adalah Jenderal Widodo Budidarmo, Kapolri tahun 1974 - 1978. Agama Jenderal Widodo Kristen. Dalam hal pimpinan Polri, tidak ada kewajiban harus diisi oleh seorang muslim. Meski bukan muslim, nyatanya Komjen Listyo Sigit mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Baca selengkapnya di sini.

4. Guru Besarnya Hina SBY dan AHY, Ini Respons USU

Universitas Sumatera Utara (USU) akhirnya angkat bicara terkait cuitan Prof. Yusuf Leonard Henuk yang menyerang dan menghina Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dengan menyebut 'Bapak Mangkrak Indonesia' dan menyerang putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dengan menyebut AHY bodoh sekali di Twitter.

"Yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatan dan ucapannya," ungkap Kepala Kantor Humas, Protokoler, dan Promosi USU, Elvi Sumanti, saat dikonfirmasi VIVA, Kamis pagi, 14 Januari 2021.

Baca selengkapnya di sini.

5. Jokowi Mau Listyo Jadi Kapolri, Fadli Zon Singgung Kasus 6 Laskar FPI

Presiden Joko Widodo menunjuk Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon kapolri pengganti Idham Azis. Respons berbagai pihak seperti elite politisi pun bermunculan termasuk dari Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.

Fadli mengucapkan selamat atas diajukannya nama Listyo sebagai calon kapolri. Eks Kapolda Banten itu nanti akan menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR. Dia berharap agar Listyo bisa jadi kapolri yang mampu bersikap adil.

"Hari ini Presiden tlh usulkan Komjen Listyo Sigit Prabowo calon Kapolri n akan diproses
@DPR_RI. Selamat n smg bisa jadi Kapolri yg bisa bawa ketenangan n keadilan," demikian tulis Fadli di akun Twitternya, @fadlizon yang dikutip pada Kamis, 14 Januari 2021.

Baca selengkapnya di sini.