Pria Tunawisma Tidak Menggugat Timberlake

Los Angeles (AFP/ANTARA) – Seorang pria tunawisma yang mengajukan permohonan terhadap Justin Timberlake untuk membantunya setelah dicela dalam sebuah video tidak menggugat aktor penyanyi untuk kompensasi finansial, ujar pengacaranya pada Selasa.


“Tidak ada gugatan di sini terhadap Justin Timberlake. Kami tidak mengupayakan kesepakatan keuangan, ini adalah kasus kejahatan,” ujar Gloria Allred kepada AFP.


Pengacara tingkat tinggi memublikasikan tuntutan dari pria tersebut, yang mengatasnamakan “Eddie” dan yang hidup selama enam atau tujuh tahun di Skid Row, sebuah permukiman di Los Angeles dengan populasi tunawisma yang besar.


Dalam sebuah surat terbuka, dia mengatakan akan membawa Timberlake melakukan tur di Skid Row dan berbicara dengannya mengenai “apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu kami.”


“Ini adalah sebuah permohonan,” ujar Allred. “Ini adalah sebuah kesempatan untuknya untuk datang, untuk menerima undangan pergi ke Skid Row dengan Eddie, memahami perjuangan mereka setiap harinya dan berpikir mengenai apa yang dapat dia lakukan untuk membantu kami.”


Video, yang sebelumnya diposting dalam situs Gawker, menunjukkan sejumlah gelandangan Los Angeles, musisi jalanan dan orang lain yang berbicara di depan kamera, memberikan ucapan selamat dan mengutarakan harapannya kepada Timberlake dan Jessica Biel untuk pernikahan mereka pada bulan itu.


Timberlake memosting sebuah surat terbuka pada Oktober dalam situsnya mengenai video itu.


“Saya tidak mengetahui keberadaannya, Saya benar-benar TIDAK berkontribusi terhadap hal itu,” ujarnya mengenai video tersebut, yang para pembuatnya mengatakan bahwa untuk memasukkan temannya, Justin Huchel.


“Saya pikir kami semua setuju bahwa ini tidak menyenangkan, meskipun tidak ada maksud demikian.”


Allred, seorang pengacara feminis yang diketahui membela orang-orang terhadap para selebritis, mengatakan bahwa dia sedang melakukan “langkah demi langkah” melalui kasus yang dianggapnya sebagai sebuah simbol dari kesenjangan yang luas di Los Angeles, antara orang yang sangat kaya dan terkenal, dengan mereka yang tidak punya pekerjaan atau atap untuk melindungi mereka.


“Kita akan lihat apakah dia menerima undangan,” ujarnya mengenai Timberlake. “Semua tergantung pada tindakannya.”


Pada Senin, Allred menantang Timberlake dan temannya untuk “mengambil langkah dalam memberikan bantuan yang berarti kepada “Eddie” dan orang lain yang seperti dirinya.”


“Masalah ini tidak hanya mengenai para penggemar yang marah atau siapapun yang tersinggung oleh video tersebut,” ujarnya. “Ini tentang orang-orang yang tidak beruntung dan yang membutuhkan bantuan dari mereka yang dapat memberikannya.”(dh/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.