Pria Wajib Tahu, 2 Alasan Wanita Sering Pura-pura Orgasme

Diza Liane Sahputri, Diza Liane Sahputri

VIVA – Suara desahan kerap kali diartikan sebagai tanda para wanita mencapai titik klimaks kala bercinta. Meski begitu, tak melulu desahan mengartikan para wanita benar-benar merasakan kepuasan saat berhubungan intim. Bisa saja, itu hanya orgasme palsu..

Dikutip dari laman Time, profesor psikologi di University of Central Lancashire, Gayle Brewer melakukan penelitian mengenai desahan palsu saat bercinta. Hasil penelitian itu tertuang dalam studi berjudul Evidence to Suggest That Copulatory Vocalizations in Women Are Not a Reflexive Consequence of Orgasm.

Ditemukan bahwa 71 respondennya berpura-pura mendesah tiap saat melakukan sesi bercinta. Sementara 80 persennya, pura-pura mendesah sekitar 50 persen di sesi bercinta.

"Mereka (para responden) melakukannya cukup sering," lanjut dia.

Brewer menemukan dua alasan para wanita melakukan orgasme palsu. Pertama, para wanita ingin segera mengakhiri sesi bercinta.

"Karena dengan suara desahan yang diberikan berarti sebuah tanda untuk pasangan bahwa ia orgasme, jadi pasangannya bisa segera ejakulasi," kata dia.

Alasan selanjutnya, untuk meningkatkan ego pasangan. Dengan mendesah, membuat pasangan berpikir mampu memberi kepuasan sehingga kepercayaan dirinya meningkat. Semakin sering memberi kepuasan, makin besar peluang kepercayaan dirinya.

Efek suara desahan wanita, lanjut Brewer, memiliki sifat yang begitu kuat pada pria. Tidak hanya membuat kepercayaan diri meningkat, tapi juga membuat para pria jatuh cinta. Hebat, bukan?