Pria yang Menuntun Gus Dur Keluar Istana Itu Meninggal Dunia

·Bacaan 1 menit

VIVA – Akun Twitter Jarian GUSDURian @GUSDURian mengumumkan meninggalnya ajudan Gus Dur yang dianggap paling dekat dengan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur semasa hidupnya. Pria bernama Sukirno itu juga terekam jejak sejarahnya dalam foto monumental saat Gus Dur meninggalkan Istana Kepresidenan.

Sukirno yang dalam balutan berwara gelap dalam foto tampak merangkul tangan Gus Dur untuk membantu tokoh teras NU itu. Di samping kiri Gus Dur tampak putri kandungnya Yenny Wahid.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Pak Sukirno, ajudan Gus Dur, meninggal dunia kemarin (25/7). Pak Kirno adalah orang yg sangat dekat dg Gus Dur. Ia menemani olahraga pagi, menyiapkan berbagai kebutuhan, juga terabadikan dalam peristiwa yg sangat dikenal sejarah di foto ini," dicuitkan akun @GUSDURian.

Ajudan Gus Dur tersebut adalah Marsdya Purn Sukirno dan dimakamkan di TMP Kalibata.

Foto yang dimaksudkan memang selama ini dikenal dan menjadi foto sejarah saat Presiden Gus Dur meninggalkan Istana Kepresidenan, Jakarta. Dia sempat menyapa para pendukung dan warga sebelum akhirnya dituntun keluar dari kediaman dinas resmi Presiden RI saat dilengserkan.

"Semoga beliau ditempatkan di sebaik-baiknya tempat kembali. Amin... Al-Fatihah," lagi dicuitkan dalam Twitter.

Para netter kemudian mengirim doa dan sekaligus mengingat kembali Gus Dur yang dalam foto itu dianggap memberi isyarat jelas bahwa tidak perlu ada ribut-ribut dengan adanya ketegangan politik.


"Foto yg sangat penuh makna. Di foto tsb Gusdur berisyarat :"Sudah2 gk perlu ada pertumpahan darah"Loudly crying faceLoudly crying faceLoudly crying face Gusdur & Pak kirno Lahulfatihah.." cuit akun @mutohar_ .

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel