Prihatin Kondisi Internal IDI, PDSI Ajak Dokter Bergabung

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Umum Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) dr. Jajang Edi Priyatno mengajak para dokter untuk bergabung ke PDSI. Dia menyebut, anggota PDSI adalah yang sudah keluar dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Pada dasarnya kita deklarasikan PDSI ini seluruh anggota PDSI, mau tidak mau secara otomatis keluar dari organisasi sebelah (IDI), sedangkan bagi teman teman dokter dokter lain silakan memilih organisasi mana yang dipandang oleh teman-teman sangat nyaman, silakan mau ikut organisasi sebelah atau kami tidak maksa," kata Jajang di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (27/4).

Jajang mempersilakan para dokter bergabung ke PDSI bila merasa bermanfaat. Jika banyak mudharatnya silakan bergabung ke organisasi dokter sebelah yang tak lain adalah IDI.

"Kalau memang di PDSI manfaatnya lebih banyak dari pada mudharatnya silakan gabung PDSI, tapi kalau mudharatnya lebih banyak silakan organisasi sebelah, gak ada masalah," ujarnya.

Jajang menegaskan, bahwa PDSI berbeda dengan IDI. Dia juga merasa prihatin dengan kondisi internal IDI. Terlebih menuai polemik saat pemecatan Terawan dari hasil Muktamar IDI di Aceh.

"Bagi kami, tekad kami bahwa PDSI kenapa berbeda dengan organisasi sebelah dan lain lain sudah saya sebutkan dalam visi misi kami, Karena pada dasarnya kami merasa prihatin, kenapa PDSI didirikan ini karena suatu gonjang ganjing dalam beberapa minggu belakangan ini," tuturnya.

"Di mana banyak sekali hal hal yang sudah bertahun tahun persoalan persoalan intern akhirnya meledak kemarin saat Muktamar di Aceh," pungkasnya.

Di kesempatan sama, Wakil Ketua PDSI, dr. Deby Susanti, bertekad akan memperjuangkan program-program kedokteran dan membantu pemerintah lewat PDSI. Anggota PDSI yang bergabung pun sudah keluar dari IDI.

"Karena itu PDSI hadir disini hati nurani kami semua terketuk, dan pertanyaan tadi iya kami tidak lagi di IDI itu pilihan hidup kami," kata Deby. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel