Priyo Berikan Dukungan Motivasi Kepada Anas Urbaningrum

Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Priyo Budi Santoso memberikan dukungan motivasi kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam menghadapi persoalannya.

"Saya mengatakan kepada Anas, bahwa dia tidak sendirian. Kita masih berteman dekat. Saya turut prihatin dan empati," kata Priyo Budi Santoso di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Priyo berkunjung ke kediaman Anas Urbaningrum di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu (24/2) malam.

Wakil Ketua DPR RI ini menjelaskan, ia berkunjung ke rumah Anas Urbaningrum diantar oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Saan Mustopa.

Ketika tiba di kediaman Anas, ia juga melihat mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Anwar Nasution hadir.

Selain itu, Priyo juga melihat dua politisi Partai Hanura, Yudi Chrisnandi dan Erik Satrya Wardhana hadir di rumah Anas Urbaningrum.

"Saya berkunjung ke rumah Anas sebagai sahabat yang ingin memberikan dukungan motivasi," katanya.

Namun ketika tiba di rumah Anas, menurut dia, sudah ada sejumlah tokoh dan aktivis muda yang hadir lebih dulu.

"Saya kaget. Ternyata di sana sudah ada sejumlah aktivis muda, padahal tidak janjian" katanya.

Pada kesempatan tersebut, Priyo juga memuji Anas Urbaningrum yang dinilainya tetap tegar menghadapi cobaan berat yang menimpanya.

Pada saat menyampaikan pidato pengunduran dirinya, Anas Urbaningrum tampak tegar dan sering menebar senyum.

"Dia (Anas) tegar dan banyak menebar senyum. Dia sudah teruji dalam kepemimpinan," kata Priyo.

Sebagai mantan aktivis pada generasi yang sama, menurut Priyo, kunjungannya ke rumah Anas adalah hal lumrah.

Priyo mengakui, pada kunjungan tersebut, ia dan Anas banyak membicarakan mengenai pertemanan di antara keduanya.

"Apalagi istri Anas masih teman istri saya," katanya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.