Produksi gula PG Semboro hingga akhir giling capai 60.157 ton

Produksi gula di Pabrik Gula (PG) Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur hingga masa giling berakhir tahun 2022 mencapai 60.157 ton dan jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.


"Tahun lalu gula yang dihasilkan di PG Semboro sebanyak 49.451 ton dengan jumlah tebu yang digiling mencapai 685.479 ton, sehingga tahun ini produksi gula meningkat," kata Manajer Administrasi Keuangan dan Umum PG Semboro Diputra Risman Rachmat saat dihubungi per telepon di Jember, Rabu.


PG Semboro yang berada di bawah naungan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI itu menargetkan giling sebanyak 761.826 ton tebu dengan produksi gula sebanyak 60.157 ton sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2022.


"Untuk realisasi tebu, kami melebihi target RKAP, namun untuk gula produksi masih belum bisa memenuhi target karena faktor cuaca sangat berpengaruh kepada rendemen tebu," tuturnya.

Baca juga: ID Food akan aktifkan pabrik gula di Subang

Ia menjelaskan rendemen tebu rata-rata realisasinya sekitar 6,71 persen, sedangkan untuk RKAP nya rata-rata 7,87 persen, sehingga hal tersebut berpengaruh pada produksi gula yang dihasilkan.


"Tahun ini rendeman jatuh karena faktor hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, sehingga total produksi gula di PG Semboro tidak bisa mencapai target sesuai RKAP," katanya.


Berdasarkan data Pabrik Gula Semboro, setiap tahun jumlah tebu yang digiling dan produksi gula yang dihasilkan di pabrik tersebut mengalami peningkatan, namun belum bisa maksimal karena terkendala cuaca.


Pada tahun 2020 tercatat jumlah tebu yang digiling sebanyak 684.115 ton dengan jumlah produksi gula 48.484 ton dan mengalami kenaikan pada tahun 2021 tercatat jumlah tebu yang digiling sebanyak 685.479 ton dengan total produksi gula sebanyak 49.451 ton, dan pada tahun 2022 juga naik tercatat tebu yang digiling sebanyak 771.879 ton dengan produksi gula 51.953 ton.

Baca juga: Kemenperin pantau produksi gula di RMI Blitar

"Kalau dibandingkan dengan RKAP tahun 2022, jumlah tebu yang digiling pada masa giling 25 Mei hingga 24 Oktober 2022 melebih target, namun produksi gula masih dibawah target karena rendemen jatuh akibat hujan," ujarnya.


Luas areal tanaman tebu untuk memasok bahan baku ke PG Semboro mencapai 8.486 hektare yang sebagian besar tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang.


"PG Semboro setiap tahunnya berusaha menambah luas lahan tebu sebagai penyedia bahan baku, sehingga diharapkan stok gula tersebut dapat mencukupi kebutuhan daerah hingga nasional," katanya.