Produsen Susu Global Terancam Sanksi Kartel

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNnews.com
    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNNEWS.COM - Andalan Garut adalah ikan layur. Dalam sehari saat musimnya, kami dapat mengirimkan 20 ton ikan …

PLASADANA.COM - Ekspansi para produsen susu kelas dunia kini terancam. Cina yang menjadi pasar paling potensial bagi perusahaan sekelas Nestle dan Danone akan menerapkan sanksi menyusul temuan praktek kartel alias persekongkolan harga.

Kantor berita AFP mengabarkan, pemerintah Cina melakukan penyelidikan atas dugaan kartel oleh produsen produk susu bayi asing. Hal ini terjadi setelah pangsa pasar produsen sekelas Danone dan Nestle melambung. Karena merasa menguasai pasar, mereka pun menetapkan harga dengan semena-mena.

Nampaknya pemerintah Cina memiliki kekuatan yang besar. Sehari setelah penyelidikan tersebut diumumkan, produsen susu asing langsung mengatakan akan memotong harga beberapa produk susu formula bayi. Danone mengatakan akan bekerjasama dengan tim penyelidik anti-monopoli Cina untuk mempersiapkan proposal potongan harga.

Sedangkan salah satu unit bisnis Nestle, Wyeth Nutrition, menyatakan akan memangkas harga 20 persen. Nestle juga menyatakan tidak akan menaikkan harga produk baru selama setahun ke depan.

"Wyeth bersedia mematuhi undang-undang dan secara aktif bekerja sama dengan penyelidikan anti-monopoli," demikian pernyataan manajemen Nestle.

Di Cina, penjualan produk susu merek asing meningkat hingga menguasai 50 persen pasar. Nestle, Danone, Mead Johnson Nutrition dan Abbott Laboratories adalah perusahaan yang tengah gigih bertarung memperebutkan pasar Cina. Dominasi asing terjadi setelah merk-merk lokal terjebak dalam skandal produk berbahaya yang mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat.

Maklum saja, banyak temuan mengerikan yang disebabkan oleh konsumsi susu lokal. Pada 2008, enam bayi meninggal karena menderita kerusakan ginjal dan diperkirakan ada 300 ribu lainnya yang menderita penyakit batu ginjal setelah meminum susu formula yang tercemar. Susu formula buatan perusahaan Cina ditengarai tercemar melamin, zat aditif yang seolah-olah meningkatkan kadar protein dalam susu.

Pada Desember 2011 dan Juli 2012, dua perusahan Cina menarik kembali produk yang mengandung aflatoksin yang tinggi. Aflatoksin, merupakan zat karsinogen yang dihasilkan oleh jamur dalam pakan sapi. Pada 2012 perusahaan lain juga menarik kembali produknya setelah dideteksi adanya kandungan merkuri yang sangat tinggi.

Karena itu, meski harganya mahal konsumen Cina tetap mengonsumsi susu buatan merk asing. "Sulit rasanya perusahaan domestik akan mengambil alih pasar dari dari Danone dan Nestle dalam beberapa tahun mendatang," kata Jon Cox, analis Kepler Cheuvreux.

Penulis: Peppy Ramadhyaz

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...