Produsen Susu Ultra Raup Laba Bersih Rp 403,53 Miliar pada Kuartal I 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk (ULTJ) membukukan penurunan penjualan dan laba bersih sepanjang kuartal I 2021.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (2/5/2021), PT Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk membukukan penjualan Rp 1,52 triliun selama kuartal I 2021. Pencapaian penjualan ini turun sekitar 5,73 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,61 triliun.

Beban pokok penjualan juga susut 0,81 persen menjadi Rp 975,39 miliar pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 983,41 miliar. Laba bruto perseroan merosot 13,40 persen menjadi Rp 545,70 miliar pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 630,18 miliar.

Perseroan menekan beban penjualan 31,88 persen. Beban penjualan tercatat Rp 144,04 miliar pada kuartal I 2021 dari periode kuartal I 2020 sebesar Rp 211,4 miliar.

Namun, beban administrasi dan umum naik menjadi Rp 54,49 miliar pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 52,76 miliar. Perseroan alami laba kurs turun 84,24 persen dari Rp 175,97 miliar pada kuartal I 2020 menjadi Rp 27,72 miliar pada kuartal I 2021.

Laba dari usaha turun 5,64 persen menjadi Rp 533,80 miliar pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 565,76 miliar. Perseroan mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk susut 7,39 persen dari Rp 435,76 miliar pada kuartal I 2020 menjadi Rp 403,53 miliar pada kuartal I 2021.

Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 37 pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 38.

Total Liabilitas

Ilustrasi laporan keuangan. (Photo by Serpstat from Pexels)
Ilustrasi laporan keuangan. (Photo by Serpstat from Pexels)

Total liabilitas tercatat turun menjadi Rp 3,94 triliun pada kuartal I 2021 dari periode 31 Desember 2020 sebesar Rp 3,97 triliun. Total ekuitas perseroan naik menjadi Rp 5,17 triliun pada 31 Maret 2021. Perseroan kantongi kas dan setara kas sebesar Rp 1,86 triliun pada kuartal I 2021.

Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 30 April 2021, saham ULTJ stagnan di posisi Rp 1.610 per saham. Saham ULTJ bergerak di kisaran Rp 1.580-Rp1.625 per saham. Total frekuensi perdagangan 750 kali dengan nilai transaksi Rp 202,3 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini