Produser Hometown Cha-Cha-Cha Minta Fans Tak Masuki Rumah Tempat Syuting, Penghuninya Terganggu

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Seoul - Popularitas drama Korea Hometown Cha-Cha-Cha rupanya membawa konsekuensi yang kurang mengenakkan. Ini gara-gara para penggemar tergerak untuk mengunjungi langsung area yang menjadi wilayah syuting.

Masalahnya, yang disambangi para penggemar bukanlah tempat umum di Pohang, wilayah yang jadi lokasi drama ini. Melainkan rumah penduduk yang disewa untuk keperluan syuting.

Produser drakor yang dibintangi Kim Seon Ho dan Shin Min Ah ini bahkan sampai harus mengeluarkan pernyataan resmi.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Soal Kunjungan ke Lokasi

Hometown Cha-Cha-Cha. (tvN via Instagram/ tvn_drama)
Hometown Cha-Cha-Cha. (tvN via Instagram/ tvn_drama)

"Halo, ini tim produksi Hometown Cha-Cha-Cha. Kami ingin berterima kasih kepada pemirsa yang memberikan kami begitu banyak cinta, dan kami ingin membuat satu permintaan terkait kunjungan ke lokasi film kami," tuturnya, diwartakan Soompi, Rabu (6/10/2021).

Pemilik Rumah Terganggu

Hometown Cha-Cha-Cha. (tvN via Instagram/ tvn_drama)
Hometown Cha-Cha-Cha. (tvN via Instagram/ tvn_drama)

Tim produksi memaparkan bahwa rumah Hyejin, Doo Shik, Gam Ri, dan Cho Hee dalam drama, disewa untuk keperluan syuting. Saat ini, para pemiliknya sudah kembali tinggal di rumah tersebut.

"Mereka membantu drama kami dengan niat baik, tapi saat ini mereka mengalami gangguan dalam kehidupan keseharian karena para pengunjung," tutur tim produksi.

Jangan Masuk Rumah

Hometown Cha-Cha-Cha. (tvN via Instagram/ tvn_drama)
Hometown Cha-Cha-Cha. (tvN via Instagram/ tvn_drama)

"Karena alasan yang dideskripsikan ini, saat Anda mengunjungi lokasi syuting, kami minta Anda menahan diri untuk masuk dalam rumah-rumah ini," kata tim produksi tegas.

Sebagai gantinya, para pengunjung bisa mengunjungi tempat lain yang ikonis dari drakor ini.

Kapal dan Patung Cumi-Cumi

"Dengan mempertimbangkan orang-orang yang ingin merasakan nostalgia drama ini, Kota Pohang membiarkan patung cumi-cumi di Pasar Cheongha dan kapal di Sabang Memorial Park tetap berdiri, bahkan setelah syuting berakhir," kata mereka menutup pernyataan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel