Produser Resident Evil Village Peter Fabiano Hengkang dari Capcom

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Produser Resident Evil Village dan Global Production di Capcom, Peter Fabiano, hengkang dari perusahaan setelah 13 tahun berkarier. Kabar ini disampaikan melalui akun Twitter pribadinya.

Ia menulis kalimat perpisahannya secara sederhana ketimbang menulis secara mendetail.

“Terima kasih semua orang di Capcom karena mengizinkan saya tumbuh bersama Anda selama 13 tahun terakhir," tulisnya, dikutip dari Eurogamer, Senin (31/5/2021).

Peter Fabiano mengaku bersyukur telah diberikan pengalaman dengan memiliki kesempatan untuk berkembang dengan berbagai orang di Capcom.

"Terima kasih kepada semua orang baik di dalam maupun di luar studio yang telah mendukung saya selama bertahun-tahun," lanjut Peter Fabiano.

Karier

Peter Fabiano memulai kariernya dengan menjadi localization director di Resident Evil: Revelation. Kemudian, ia juga mengambil peran dalam pengembangan Resident Evil 7: Biohazard, di mana ia menjadi model karakter bernama Peter Walken.

Ia juga menjabat sebagai produser dalam pengembangan Resident Evil 7: Biohazard.

Selanjutnya, ia mengambil peran sebagai produser dalam pengembangan Resident Evil 2, yang diteruskan hingga akhirnya ikut mengembangkan Resident Evil Village.

Judul lainnya yang juga ikut digarap olehnya adalah Devil May Cry 5, Mega Man 11, dan Mega Man Zero Collection.

Pindah ke Bungie

Kendati demikian, Peter Fabiano tidak sepenuhnya keluar dari industri game. Menurut informasi dari akun Twitter pribadinya, ia pindah ke perusahaan pengembang Destiny, Bungie.

Di Bungie ia menjabat sebagai Production Department Manager.

Namun, masih belum jelas apa yang akan dikerjakan secara spesifik olehnya. Bisa diperkirakan, ia akan membantu menyempurnakan game Destiny 2. Pasalnya, game tersebut menuai banyak komentar dari para pemainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel