Profil Angelo Alessio: Dari Juventus, Timnas Italia Hingga Chelsea

·Bacaan 2 menit

VIVAPersija Jakarta resmi mengumumkan Angelo Alessio sebagai pelatih tim utama untuk musim 2021-2022. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden klub Persija Mohamad Prapanca dalam konferensi pers virtual, Kamis 10 Juni 2021.

"Namun, Alessio belum dapat memimpin latihan secara langsung karena ada protokol kesehatan pemerintah yang harus kami patuhi," ujar Prapanca. Alessio dikontrak Persija selama satu musim dengan opsi perpanjangan sampai tahun 2023.

Manajemen Macan Kemayoran memilih Alessio karena menilai visi-misinya cocok dengan Persija. Pria berusia 56 tahun itu sejatinya sudah menyupervisi latihan Marko Simic dan kawan-kawan dari jauh sejak awal Juni 2021.

Profil Angelo Alessio

Sebelum menjadi pelatih, Alessio memulai karir profesionalnya sebagai pemain dengan klub Serie A Avellino pada tahun 1984. Dia kemudian bergabung ke Juventus pada tahun 1987. Bersama Juventus, dia meraih gelar ganda Coppa Italia dan Piala UEFA pada tahun 1990.

Pada tahun 1992, Alessio yang berposisi sebagai gelandang tengah itu kemudian pindah ke klub Serie A Bari, sebelum bergabung dengan Cosenza di Serie B dan kemudian kembali ke Avellino (sekarang di Serie C1) pada tahun 1997.

Dia mengakhiri karirnya pada tahun 1998 setelah satu musim bersama Modena. Setelah pensiun, Alessio bergabung dengan Napoli sebagai anggota staf pelatih, pertama bertanggung jawab atas tim junior dan kemudian sebagai asisten tim utama.

Dia kemudian menjabat sebagai pelatih kepala untuk sejumlah tim Serie C2 (Imolese, Massese, SPAL). Namun, kariernya mulai bersinar setelah bersinergi dengan Antonio Conte di Siena, di mana bakat melatihnya benar-benar menarik perhatian.

Setelah meraih promosi dari Serie B di bawah Conte bersama Siena, pasangan tersebut menerima tawaran di Juventus. Di Juventus, Alessio menikmati tiga tahun berturut-turut mendominasi Serie A, dengan tiga gelar liga dan dua Piala Super Italia.

Setelah tiga tahun di Juventus, di mana ia pernah menjadi caretaker sejak Oktober 2012 hingga Desember 2012, ia kembali bergabung dengan Conte di Timnas Italia. Setelah periode yang agak sukses dan keluarnya Italia dari Piala Eropa, Alessio berpisah dengan Italia dan sekali lagi mengikuti Conte ke Chelsea.

Pada Januari 2019 ia menegaskan niatnya untuk memulai karirnya sendiri sebagai pelatih kepala, sehingga secara efektif mengakhiri kolaborasi lamanya dengan Conte. Pada 16 Juni 2019, Alessio diangkat sebagai manajer klub Liga Utama Skotlandia Kilmarnock.

Usai berpisah dengan Kilmarnock, kini Alessio menjajal peruntungannya di Indonesia dengan melatih Persija Jakarta. Melatih Persija merupakan pengalaman pertama pelatih berusia 56 tahun tersebut berkarier sebagai pelatih di benua Asia.