Profil Danlanud Merauke Kolonel PnB Herdy Arief Budiyanto

·Bacaan 2 menit

VIVA – Dunia maya dihebohkan dengan Tindakan aparat keamanan di Merauke dengan seorang warga. Diduga korban penganiayaan tersebut seorang disabilitas. Video yang berdurasi 1 menit 20 detik yang viral di twitter pertama kali diunggah oleh akun twitter Bernama @victormambor.

Diketahui setelah tiga jam video tersebut dipublikasikan, akun twitter miliknya dibajak oleh orang yang tidak dikenal. Lantas video tersebut dibagikan ulang oleh @veronicakoman.

Video yang diunggah ulang oleh @veronicakoman dibanjiri komentar lantaran petugas keamanan yang terlalu arogan kepada masyarakat. Kejadian tersebut terjadi pada 26 Juli 2021 di Merauke, Papua.

“Sumpah kalua emang dia salah, tapi penegak hukum nggak usah seharusnya injak kepala sembarangan? Disekolah diajarin sopan santun kan? Jangan mentang-mentang situ penegak hukum tidak memanusiakan manusia,” komen netizen di twitter.

Akibat aksi arogan kedua anggotanya tersebut, jabatan Kolonel PnB Herdy Arief Budiyanto, Komandan Lanud (Danlanud) Johannes Abraham Dimara Merauke dicopot.

Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto jabatannya dicopot dari karena dua oknum TNI AU, Serda D dan Prada V telah melakukan kekerasan terhadap warga Papua.

Pencopotan Danlanud Johannes Abraham Dimara Merauke dilakukan atas instruksi langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Saat mengetahui ada prajurit TNI AU yang menganiaya warga, Panglima TNI langsung memerintahkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mencopot Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud setempat.

Berikut profil Danlanud Merauke kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto

Dilansir dari laman situs tni-au.mil.id, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto merupakan kelahiran Bogor, Jawa Barat pada 17 Desember 1973.

Ia dilantik menjadi Danlanud Johannes Abraham Dimara pada 7 Juli 2020 menggantikan Marsma TNI Deni H Simanjutak.

Herdy diterima sebagai calon prajurit Taruna dan dilantik menjadi Letnan Dua pada 1996. Ia kemudian mengikuti pendidikan Sekolah Penerbang (Sekbang) di tahun 1998.

Selanjutnya, Herdy lulus dari Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (SEKKAU) pada 2005 dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (SESKOAU) di tahun 2010.

Sebelum menjabat sebagai Danlanud JA Dimara, Herdy pernah menjadi Asisten Operasi Kosekhanudnas I. Di tahun 2018, ia digantikan oleh Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra.

Sebelumnya, Kolonel PnB Herdy Arief Budiyanto telah meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan anggotanya terhadap korban atas aksi kekerasan yang dilakukan oleh dua anggotanya yang menginjak kepala warga Merauke, Papua.

Diketahui korban kekerasan tersebut bernama Steven. Kolonel Herdy juga mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat Papua dan mengatakan pihaknya akan menanggung seluruh pengobatan jika korban terluka.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel